Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Polisi Tanggapi Keluhan Ratna Sarumpaet Soal Kondisi Rutan

Selasa 26 Mar 2019 17:24 WIB

Red: Ratna Puspita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan terkait kasus ledakan di Parkir Timur Senayan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan terkait kasus ledakan di Parkir Timur Senayan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
'Ya memang kalau kita mau disamakan dengan rumah pribadi,' kata Argo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  polda metro jaya menanggapi keluhan terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks , ratna sarumpaet , yang mengeluhkan kondisi Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Ratna mengatakan tidak terdapat ventilasi udara Rutan Polda hingga akhirnya aktivis senior tersebut bersikeras mengajukan tahanan kota.

Baca Juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menanggapi keluhan tersebut dengan bantahan. Ia mengatakan Rumah Tahanan Polda Metro Jaya memiliki fasilitas sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Yang tidak ada ventilasi Rutan atau kamarnya? Rutan Polda Metro Jaya itu ada fasilitas olahraga, ada fasilitas untuk berkumpul, ada taman, ada tempat untuk istirahat sorenya, itu ada semua berarti kan ada udara juga. Lalu di selnya ada jeruji di bagian depan, ada angin masuk gak? Nah, kira-kira gimana? Ada udara untuk sirkulasi ya," ucap Argo di Jakarta, Selasa (26/3).

Argo juga mengatakan, Rutan tak bisa disamakan dengan rumah pribadi. Sebab, Rutan bukan hanya sekadar untuk pindah tidur saja, melainkan terdapat pembinaan di dalamnya. "Ya memang kalau kita mau disamakan dengan rumah pribadi, ya, tidak bisa," kata dia.

photo
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet (kanan), mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (26/3/2019). (ANTARA)

Ia mengatakan semua fasilitas di rutan memiliki ketentuan. "Misalnya jatah makan ada. Jatah besuk pun ada. Jadi, memang di tempat untuk rutan bukan untuk pindah tidur tapi untuk dilakukan pembinaan juga. Jangan sampai melakukan tindak pidana kembali," ujarnya.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet menyatakan, akan kembali mencoba mengajukan status sebagai tahan kota meski sebelumnya telah ditolak. Alasannya, Ratna mengaku tidak betah di rumah tahanan Polda Metro Jaya, karena ketiadaan ventilasi udara.

Hal itu dikatakan Ratna sesaat sebelum menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa pagi. "Ya nanti kita coba lagi (ajukan tahanan kota). Di sana (rumah tahanan Polda Metro Jaya) susah soalnya tidak ada ventilasi," ujar Ratna Sarumpaet.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA