Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

KPK: Romi Masih Diperiksa, Statusnya Belum Ditetapkan

Jumat 15 Mar 2019 19:59 WIB

Rep: Mabruroh, Dadang Kurnia/ Red: Andri Saubani

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan,

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan,

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Usai ditangkap dan diperiksa di Jatim, Romi diterbangkan ke Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PPP Romahurmuziy tertangkap tangan dalam operasi KPK di Jawa Timur, Jumat (15/3) pagi tadi. Namun hingga malam ini, KPK masih belum menentukan status laki-laki yang akrab disapa Romi itu.

"Sesuai dengan aturan yang ada di KUHAP, maka ada waktu maksimal 24 jam bagi KPK sebelum menentukan status hukum perkara ini dan juga orang-orang yang diamankan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam keterangan tertulisnya pada Republika, Jumat (15/3).

Menurut Basaria, sampai saat ini Tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap mereka-mereka, yang diamankan. Pemeriksaan pun masih dilakukan di Mapolda Jawa Timur.

"KPK menyampaikan terima kasih pada pihak Polda Jatim yang telah memfasilitasi dan membantu tim yang sedang bertugas di sana," kata Basaria.

Adapun terkait siapa saja pihak-pihak yang diamankan, Basaria masih enggan menerangkan. Yang pasti ujarnya, terdiri dari unsur penyelenggara negara di DPR-RI, pejabat dari Kementerian Agama di daerah, dan dari pihak swasta.

"Saat ini kami masih belum bisa menyebutkan siapa saja pihak yang diamankan tersebut. Namun, kami pastikan ada tim KPK yang bertugas di Jatim terkait hal tersebut," ungkapnya.

Sedangkan mengenai penangakapan sendiri, menurutnya berawal dari adanya informasi masyarakat. Bahwa akan ada transaksi yang melibatkan penyelenggara negara di Jawa Timur.

"Sesuai pelaksanaan tugas dan kewenangan KPK, tentu kami harus menindaklanjuti hal tersebut," kata dia.

Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengungkapkan, Ketua Umum PPP Romahurmuzy beserta rombongan yang terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah diterbangkan dari Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Jumat (15/3) sekitar pukul 17.20 WIB. Selain Romi, di antara yang terjaring OTT KPK adalah Kakanwil Kemenag Prov Jatim Haris Hasanuddin, dan Kadis Kemenag Kabupaten Gresik Muh. Muafaq Wirahadi.

"Benar telah diterbangkan dari Bandara Juanda, Sidoarjo sekitar pukul 17.20 WIB," kata Barung melalui pesan singkatnya, Jumat (15/3).

Adapun rincian kegiatannya, pada pukul 15.20 WIB Romahurmuzy beserta rombongan tiba di bandara juanda international Terminal 1 A dengan pengawalan dari personel KPK. Pukul 15.30 WIB Romahurmuzy beserta rombongan sambil menunggu boarding peswat menunggu di cafe gloria jeans.

Selanjutnya, kata Barung, pada pukul 16.50 WIB Romahurmuzy beserta rombongan memasuki proses boarding mulai masuk pesawat JT 693 tujuan Surabaya-Jakarta. Kemudian, pukul 17.20 WIB Romahurmuzy beserta rombongan take-off dari Surabaya menuju Jakarta.

Berikut daftar nama-nama yang tergabung dalam penerbangan tersebut:

1. M. Romahurmuzy ( Ketua Umum PPP)
2. Haris Hasanuddin (Kakanwil Kemenag Prov Jatim)
3. Muh. Muafaq Wirahadi (Kadis Kemenag Kabupaten Gresik)
4. Harun Al Rasyid ( Katim dari KPK)
5. Agtaria Adriana
6. Tieswin Rachwell
7. Condro Raharjo
8. Amin Nuryadi
9. Abdul Wahab
10. M. Sachrun Najib
11. Ni made Dewi
12. Arif N Kuncoro
13. Herdiyanto Prabowo

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA