Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Viral Pengendara Motor Bawa Sajam, Kapolres: Majalaya Aman

Ahad 17 Feb 2019 15:24 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Gita Amanda

Kriminalitas (ilustrasi)

Kriminalitas (ilustrasi)

Foto: Reuters
Jajaran Polsek Majalaya dan Polres Bandung mengamankan 14 orang pelaku.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Aksi pengendara motor di Majalaya, Kabupaten Bandung yang membawa senjata tajam (sajam) seperti golok dan parang beberapa waktu lalu sempat meresahkan warga. Namun, pihak kepolisian memastikan jika saat ini di wilayah tersebut sudah aman dan kondusif.

Baca Juga

"Kondisi Majalaya aman," ujar Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan seusai acara Milenial Road Safety Festival di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad (17/2). Menurutnya, pihaknya sudah mengamankan 14 orang warga dengan 4 orang di antaranya memiliki ciri sesuai dengan pengendara motor di video.

Ia mengimbau agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungannya. Kemudian, pihaknya mengingatkan agar tidak segan untuk menindak peredaran minuman keras (miras). "Saya tidak akan main-main. Saya akan melakukan tindakan tegas," katanya.

Terkait video yang beredar, dirinya pun meminta agar masyarakat terlebih dahulu tidak membagikan video yang masih belum jelas kebenarannya. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Ia mengatakan aksi beberapa pengendara motor di Majalaya, Kabupaten Bandung sambil membawa senjata tajam (sajam) seperti golok dan parang viral di media sosial tiga hari ke belakang. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, jajaran Polsek Majalaya dan Polres Bandung mengamankan 14 orang pelaku yang sesuai dengan ciri-ciri pengendara motor dalam video tersebut.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengungkapkan, Rabu (13/2), kemarin viral video pengendara motor yang membawa senjata tajam di Majalaya. Atas kondisi tersebut pihaknya, Sabtu (16/2) malam, menggerebek 14 orang yang ada dalam video tersebut.

"Tadi malam pukul 21.00 WIB, gabungan polres Reskrim dan polsek menggerebek 14 orang. Saat ini sedang pemeriksaan intensif. Empat membawa alat sajam dan 10 tidak bawa sajam. Empat orang ini identik ciri-cirinya seusia dengan yang ada dalam video," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA