Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Polisi: Ada Juga Pejabat Jadi 'Penyewa' Prostitusi Artis

Senin 07 Jan 2019 18:06 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Bayu Hermawan

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan prostitusi online yang melibatkan artis

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan prostitusi online yang melibatkan artis

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Polda Jatim menyebut rata-rata 'penyewa' prostitusi artis adalah pengusaha.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengungkapkan, 'penyewa' artis dan model yang dibawahi muncikari TN dan ES, adalah pengusaha. Namun demikian, Harissandi tidak memungkiri adanya dari kalangan pejabat yang menyewa artis dan model yang dibawahi muncikari TN dan ES.

"Rata-rata pengusaha yang pesan. Kebanyakan pengusaha, tapi pejabat juga ada," kata Harissandi saat ditemui di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (7/1).

Baca Juga

Harissandi mengungkapkan, tak jarang dari para artis tersebut dipesan oleh pengusaha asal Indonesia, namun kencan dilakukan di luar negeri, seperti Hongkong dan Singapura. Bahkan, kata dia, ada juga pemesan para artis dan model tersebut yang merupakan warga negara asing.

"Misalnya dari Hongkong, dari Singapura, dia mesan untuk tiga hari misalnya, baik harganya Rp 300 juta. Pemesannya dari Indonesia, tapi takut ketahuan atau bagaimana, dia melakukan eksekusi di luar negeri. Pemakainya ada juga dari WNA," ujar Harissandi.

Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus prosititusi online yang melibatkan artis ibukota di Surabaya pada Sabtu (5/1). Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang yang terdiri dari artis berinisial VA dan foto model berinisial AS, satu asisten, dan dua muncikari.

Artis VA tersebut diperkirakan mendapat bayaran Rp80 Juta dari pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya. Sementara foto model berinisial AS disebut-sebut mendapatkan bayaran Rp25 juta untuk sekali kencan. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dua tersangka, yakni ES dan TN, yang merupakan muncikari dari VA dan AS.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA