Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Bos First Travel Beberkan Skandal di Balik Kasusnya

Rabu 29 August 2018 01:42 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Gita Amanda

Terdakwa  kasus penipuan agen perjalanan umrah First Travel  Andika Surachman usai   menjalani persidangan vonis  di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat.

Terdakwa kasus penipuan agen perjalanan umrah First Travel Andika Surachman usai menjalani persidangan vonis di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat.

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Andika rela melakukan apapun agar kasus hukum yang menjeratnya betul-betul terbuka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa hukum biro perjalanan umrah First Travel, Ronny Setiawan, mengatakan bos First Travel Andika Surachman telah menceritakan secara gamblang seluruh permasalahan di balik kasus First Travel. Andika juga sudah membeberkan siapa saja pihak yang terlibat dan mengetahui skandal hukum ini.

"Pengakuan ini didapat setelah adanya dorongan pengacara jamaah yakni Riesqi Rahmadinsyah, yang bersedia membantu membuka semua skandal mafia umrah dan proses hukum yang membelit Andika," ujar dia, Selasa (28/8).

Andika, lanjut Ronny, juga mengungkapkan kerisauannya melalui secarik kertas yang ditulis dengan tangannya sendiri. Dalam kertas tersebut, tercantum tempat dan tanggalnya, yakni Depok 27 Agustus 2018. Dia menulis itu setelah mengetahui Pengadilan Tinggi Bandung menolak permohonan bandingnya.

"Kejaksaan, pengadilan mendzolimin saya. Aset saya dihilangkan. Negara merebut aset saya. Saya akan buka semua keterlibatan orang-orang di balik First Travel," tulis Andika dalam sebuah foto kertas yang diterima Republika.co.id.

Andika dalam tulisannya itu kecewa dengan proses hukum yang ia jalani. Dia kecewa karena sampai saat ini pihaknya tidak mendapat bukti aset yang disita oleh aparat penegak hukum. "Parahnya proses hukum terhadap kami, bahkan kami tidak mendapat bukti aset kami yang disita, dan bobroknya bisnis umrah," tulis Andika lagi.

Andika mengaku rela melakukan apapun agar kasus hukum yang menjeratnya ini betul-betul terbongkar. "Saya rela mati demi terbongkarnya skandal hukum ini," ucap dia.

Ronny pun membenarkan bahwa itu adalah tulisan tangan Andika. "Andika menyampaikan sebuah tulisan tangan melalui keluarganya yang berkunjung ke Rutan," kata Ronny.

photo

Catatan tangan bos First Travel Andika Surachman yang berisi soal kasus hukum yang menjerat dirinya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES