Kamis, 6 Rabiul Akhir 1440 / 13 Desember 2018

Kamis, 6 Rabiul Akhir 1440 / 13 Desember 2018

Keluarga Napi Teroris Benny Syamsu Gelar Doa Bersama

Jumat 11 Mei 2018 21:04 WIB

Red: Andri Saubani

Suasana petugas yang berjaga didepan Pintu Gerbang Mako Brimob Kelapa Dua yang dilapisi kawat, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5).

Suasana petugas yang berjaga didepan Pintu Gerbang Mako Brimob Kelapa Dua yang dilapisi kawat, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5).

Foto: Republika/Mahmud M
Janazah Benny rencananya akan dimakamkan di TPU Pandau, Kabupaten Kampar.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Keluarga napi teroris Benny Syamsu Tresno alias Abu Ibrahim, yang tewas dalam insiden rusuh Mako Brimob menunggu prosesi pemakaman. Pada Jumat (11/5) malam, Antara menyambangi kediaman keluarga almarhum Benny yang beralamat di Desa Pandau, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, atau sekitar satu jam perjalanan darat dari ibu kota Provinsi Riau, Kota Pekanbaru.

Saat itu, keluarga Benny alias Abu Ibrahim sedang menggelar doa bersama. Rumah keluarga Benny yang ditempati ibu kandungnya, Yuliati (60) tersebut berlokasi di RT 7 RW 12, Desa Pandau.

Rumah petak sederhana tipe 36 berwarna biru itu cukup terpencil sehingga sedikit sulit untuk ditemukan. Saat disambangi, sayup-sayup terdengar suara pengajian. Seorang ibu yang sedang mengenakan mukena tampak keluar, namun sayang dia tidak bersedia memberikan keterangan.

Beberapa saat kemudian, seorang wanita lainnya juga terlihat membuka pintu belakang rumah. Namun, kembali lagi tidak berkenan memberikan keterangan kepada awak media dan lebih memilih menutup pintu.

Antara lantas berusaha menyambangi kediaman Ketua RT 07, Bapak Dahroni. Laki-laki paruh baya tersebut cukup ramah menjawab beberapa pertanyaan awak media.

Dahroni mengatakan, bahwa informasi terakhir yang ia dengar dari keluarga Benny saat acara keagamaan menyambut Ramadan beberapa waktu lalu, napiter yang tewas bersama lima personel Polri lainnya itu akan dimakamkan di taman pemakaman umum (TPU) Pandau.

"Informasi terakhir dari keluarga yang bersangkutan katanya akan dimakamkan di TPU Pandau. Tapi saya belum tahu persis soal itu," katanya.

Sejauh ini, Dahroni mengatakan dirinya belum mendapat kepastian terkait rencana tersebut. Dia juga tidak mengetahui adanya pengajian yang digelar di rumah almarhum, yang memang berdasarkan pantauan hanya dilakukan beberapa orang.

Pihak keluarga almarhum Benny juga belum berbicara lebih jauh terkait rencana penyambutan dan pemakaman jenazah Benny. Dalam pemberitaan sejumlah media sebelumnya disebutkan bahwa jenazah Benny akan disemayamkan di Padang Pariaman, Sumatra Barat. Namun, hal itu urung dilakukan karena disebut tokoh adat setempat menolak rencana itu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi apakah masyarakat RT 7 RW 12 akan menerima jenazah Benny, Dahroni mengatakan pihaknya terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan Kepala Desa Pandau. "Saya harus koordinasi dulu dengan Kepala Desa soal itu (pemakaman)," ujarnya.

Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi  Nandang enggan berkomentar soal rencana pemakaman jenazah Benny di Pekanbaru. Dia menyarankan kepada awak media untuk mengkonfirmasi hal tersebut ke Mabes Polri.

Enam korban jiwa meninggal saat bentrokan dengan narapidana teroris di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat yang terjadi Selasa malam (8/5) lalu. Selain Benny, terdapat lima anggota Polri yang gugur. Mereka adalah Iptu Yudi Rospuji Siswanto, Aipda Denny Setiadi, Brigadir Polisi Fandy Setyo Nugroho, Brigadir Satu Polisi Syukron Fadhli dan Brigadir Satu Polisi Wahyu Catur Pamungkas.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA