Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Petugas Tembak Mati WNA Penyelundup Narkoba

Rabu 14 March 2018 22:28 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Israr Itah

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari.

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari.

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 2 kg sabu dan 30 ribu butir ekstasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus penyelundupan narkoba yang berasal dari Malaysia. BNN berhasil menangkap dua pelaku, yang salah satunya warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditembak mati oleh petugas.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, kedua pelaku awalnya ditangkap di Hotel Haris, Pontianak, Selasa (13/3). Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 2 kg sabu dan 30 ribu butir ekstasi.

"Petugas BNN dan Bea Cukai melakukan penangkapan terhadap saudara Edy yang menggunakan mobil Toyota Calya dengan Nopol KB 1437 SN. Kami temukan narkotika jenis sabu kristal seberat 2 kg dan ekstasi 30 ribu butir," ujar Arman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/3).

Menurut Arman, salah satu pelaku merupakan warga negara Malaysia bernama Ng Eng Aun alias Pieter. Sementara, pelaku lainnya merupakan warga negara Indonesia bernama Edy Haris.

Penangkapan tersebut, lanjut Arman, dilakukan karena ada laporan dari masyarakat terkait penyelundupan narkoba asal Kuching, Malaysia. Para pelaku yang ditangkap menggunakan jalur perbatasan tidak resmi untuk memasukkan sabu dan ekstasi ke Sanggau, Kalimantan Barat.

Oleh karena itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan menangkap Pieter. Namun, menurut Arman, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas.

"Petugas BNN terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku Pieter. Selanjutnya, pelaku dibawa ke rumah sakit, namun dalam perjalanan pelaku meninggal dunia. Saat ini, jenazahnya masih berada di RSUD Soedarso Pontianak," kata Arman.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES