Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

KPK akan Umumkan Cakada Bermasalah, Ini Kata Jokowi

Rabu 14 March 2018 18:45 WIB

Rep: Debbie Sutrisno‎/ Red: Bayu Hermawan

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

Foto: ANTARA
Jokowi angkat bicara terkait polemik calon kepala daerah berpotensi jadi tersangka.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG --- Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut angkat bicara mengenai polemik yang terjadi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait keinginan lembaga tersebut membeberakan nama-nama calon kepala daerah (cakada) yang berpotensi terjerat kasus korupsi. Menurut Jokowi, KPK merupakan lembaga independen sehingga bisa bekerja sesuai dengan tata cara mereka sendiri dalam menegakan hukum.

"Yang saya tahu KPK itu independen," ucapnya Jokowi singkat di Serang, Banten, Rabu (14/3).

Pernyataan ini disampaikan terkait imbauan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengenai penundaan penetapan tersangka oleh KPK terhadap calon kepala daerah. Ketika ditanya mengenai imbauan tersebut, Jokowi enggan memberikan komentar lebih lanjut. Dia justru meminta agar pertanyaan itu ditujukan kembali kepada Wiranto.

"Silakan bertanya kepada Pak Wiranto," ujar Jokowi.

Wiranto mengimbau penundaan penetapan tersangka karena menyikapi pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo jajarannya mengumumkan beberapa nama kepala daerah calon tersangka pekan ini. Hal itu guna mencegah timbulnya tuduhan-tuduhan kepada KPK bahwa lembaga antirasuah itu masuk ke dalam ranah politik di tengah proses Pilkada serentak 2018. Mantan ketua umum Partai Hanura ini akhirnya menegaskan hal itu hanya berupa imbauan dan bukan paksaan sehingga sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA