Sabtu, 9 Syawwal 1439 / 23 Juni 2018

Sabtu, 9 Syawwal 1439 / 23 Juni 2018

Habib Rizieq Batal Pulang, Massa di Bandara Diminta Bubar

Rabu 21 Februari 2018 08:20 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Andri Saubani

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab usai sidang penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu.

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab usai sidang penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu.

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Ketua Presidium 212 mendapat telepon langsung dari Habib Rizieq.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif memastikan Iman Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab batal pulang ke Indonesia. Sebelumnya dikabarkan, Rizieq akan tiba di Indonesia pada Rabu (21/2).

"Kami ingin menyampaikan bahwa, berdasarkan komunikasi kami dengan guru kita Imam Besar bahwa dipastikan hari ini beliau menunda kepulangannya ke Indonesia," kata Slamet kepada Republika melalui pesan teks, Rabu (21/2).

Slamet mengatakan, ia baru mendapat kabar penundaan kedatangan Habis Rizieq tersebut pada pukul 06.00 WIB padi tadi. Ia mendapat kabar tersebut langsung dari Habib Rizieq melalui via telepon.

"Saya baru dapat kabar penundaan tadi jam 06,00 via telepon, dari semalam jam 23.00 sudah gak bisa kontak beliau," katanya.

Oleh sebab itu, kata Slamet, bagi massa yang telah berkumpul di Bandara Soekarno Hatta untuk menanti kedatangan Habib Rizieq, diharapkan segera meninggalkan bandara. "Kami harapkan kepada kawan-kawan semua, akhwat semua yang masih ada di bandara Soekarno Hatta untuk segera meninggalkan Bandara untuk kembali ke tempat masing-masing kembali ke rumah masing," tambahnya.

Untuk itu, lanjutnya, diharapkan kepada seluruh masyarakat yang menjemput kedatangan Habib Rizieq untuk menjaga ketertiban dan kedamaian kembali ke rumah masing-masing. Walaupun hari ini kerinduan semua umat, lanjutnya, belum bisa terobati untuk berjumpa dengan Imam Besar FPI teesebut.

"Insya Allah setelah perjuangan antum, telah dicatat oleh Allah SWT sebagai ladang perjuangan. Dan Insya Allah menunjukkan kecintaan antum kepada beliau. Kami harapkan tetap menkaga ketertiban kedamaian untuk kembali ke rumah masing-masing. Haru ini kerinduan kita belum bisa terobati untuk berjumpa dengan guru kita Habib Rizieq Shihab," tambahnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES