Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

KPK Diharap Hadir Saat Pembacaan Rekomendasi Pansus Angket

Selasa 13 Februari 2018 22:18 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Bayu Hermawan

Calon Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengumuman calon ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1).

Calon Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengumuman calon ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Besok, Pansus Angket terhadap KPK akan membacakan hasil rekomendasinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR Bambang Soesatyo berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hadir dalam rapat paripurna penutupan masa persidangan DPR pada Rabu (13/2) esok. Rapat Paripurna esok rencananya Panitia Khusus Angket terhadap KPK akan membacakan laporan hasil serta rekomendasi Pansus Angket KPK.

"Tadi saya berkomunikasi dengan pimpinan KPK. Beliau sedang mengatur jadwal untuk upayakan hadir. Ya kita mudah-mudahan besok hadir," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (13/2).

Menurut Bambang, kehadiran KPK dalam rapat paripurna pembacaan rekomendasi Pansus Angket esok dapat meningkatkan hubungan antara DPR dan KPK yang sempat bermasalah beberapa waktu lalu.

"Juga untuk menepis bahwa sudah tidak ada lagi ketegangan antara DPR dan KPK," kata Bambang.

Apalagi Bambang menilai, pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan KPK bagian dari objek Pansus Angket, telah diterima pihak KPK. Sehingga tidak ada alasan bagi KPK tidak hadir dalam rapat paripurna DPR.

Apalagi pembacaan rekomendasi juga kata Bambang, menandai akhir masa kerja Pansus Angket KPK.

"Harapan kami besok pimpinan KPK bisa hadir sekaligus menunjukan kepada publik bahwa kita baik-baik saja," ujar Bambang.

Menurut Bambang, dalam rekomendasi Pansus Angket yang dibacakan besok juga tidak ada satu pun yang tujuannya memperlemah KPK. Tujuannya kata dia, tak lain untuk memkuat KPK.

"Rekomendasi Pansus ingin membangun dan mendorong KPK melakukan perbaikan perbaikan agar kinerjanya ke depan bisa jadi lebih baik," ujar Politisi Partai Golkar tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES