Sabtu, 8 Zulqaidah 1439 / 21 Juli 2018

Sabtu, 8 Zulqaidah 1439 / 21 Juli 2018

Ganjar dan Mekeng Hari Ini tak Penuhi Panggilan KPK

Rabu 03 Januari 2018 17:02 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Andri Saubani

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan anggota DPR dari Fraksi Golkar Melchias Marcus Mekeng mangkir dalam pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/1). Sedianya, keduanya akan diperiksa untuk tersangka kasus korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik (KTP-el) Markus Nari.

"Ganjar mengirimkan surat bahwa yang bersangkutan sedang ada tugas kedinasan yang tidak diwakilkan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (3/1).

Sementara Mekeng, sambung Febri, mengirimkan surat permintaan penjadwalan ulang. Sehingga, pemeriksaan terhadap keduanya akan dijadwalkan ulang.

Ganjar dan Mekeng sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut. Baik sebagai saksi untuk dua mantan pejabat Kementrian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, terdakwa Andi Agustinus serta terdakwa Setya Novanto.

Sebelumnya, dalam dakwaan dengan terdakwa Irman dan Sugiharto disebut bahwa Ganjar yang saat itu sebagai wakil ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDIP menerima 520 ribu dolar AS. Sementara, Mekeng yang saat itu menjabat ketua Badan Anggaran DPR RI, disebut menerima 1,4 juta dolar AS dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Keduanya telah membantah menerima aliran dana dari proyek KTP-el.

Sementara, dalam surat dakwaan dua terdakwa Andi Agustinus dan Setya Novanto nama Ganjar menghilang. Dalam eksespsi Setya Novanto, tim kuasa hukum Novanto mempermasalahkan hilangnya nama Ganjar dari surat dakwaan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA