Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Ini 3 Langkah Hukum yang akan Ditempuh Kuasa Hukum Setnov

Jumat 10 November 2017 20:20 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Andi Nur Aminah

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto Frederic Yunadi

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto Frederic Yunadi

Foto: Antara/Rosa Panggabean

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa Hukum Ketua DPR RI Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan, seperti yang sudah ia sampaikan sebelumnya, timnya akan mengambil langkah hukum apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nekat menerbitkan Sprindik atau SPDP dengan kasus yang sama. Setidaknya ada tiga langkah yang akan dilakukannya.

"Sebagaimana saya sampaikan pada media-media sebulan lalu, jika KPK nekat menerbitkan sprindik atau SPDP baru dengan kasus yang sama, tim kuasa hukum akan mengambil langkah hukum," jelas Fredrich kepada Republika.co.id, Jumat (10/11).

Ada tiga langkah hukum yang akan pihaknya lakukan. Pertama, Fredrich mengatakan, akan megajukan praperadilan. Kedua, pihaknya akan melaporkan tindak pidana sebagaimana Pasal 414, 421, dan Pasal 23 Undang-undang (UU) No 31/1999 tentang melawan putusan pengadilan. "Ketiga, melalukan upaya manufer politik karena dengan adanya upaya pengerdilan terhadap Partai Golkar," sebut Fredrich.

Sekitar pukul 19.30 WIB, Fredrich tiba di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat. Bersama dua orang rekannya, ia langsung menuju ke Ruang Piket Siaga di gedung tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 Juni 2018, 03:21 WIB