Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

ICW: Jadi Tersangka, Setnov Harus Mundur

Senin 17 July 2017 20:51 WIB

Rep: Harun Husein/ Red: Teguh Firmansyah

Ketua DPR Setya Novanto didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Ketua DPR Setya Novanto didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menetapkan Setya Novanto menjadi tersangka korupsi dalam pengadaan E-KTP. Langkah KPK ini patut diapresiasi untuk menunjukkan keseriusan KPK membongkar dalang persekongkolan pengadaan KTP elektronik yang merugikan keuangan negara 2,3 T.

Donal Fariz, Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW mengatakan, untuk menghadapi proses hukum, SN harus mundur sebagai Ketua DPR. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang sebagai pimpinan lembaga negara untuk melawan proses hukum sehingga tidak terjadi konflik kepentingan.

‌Pada saat yang sama, Partai Golkar harus segera melakukan pembenahan internal untuk mengganti pimpinannya yang bermasalah. Selain itu,Golkar harus mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK agar citra partai tidak semakin terbenam.

Baca juga,  Setnov Tersangka, KPK Siap Buka Alat Bukti di Persidangan.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Inggris Bantai Panama 6-1

Ahad , 24 June 2018, 20:58 WIB