Sabtu, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019

Sabtu, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019

Pengamat: Polisi Harus Tangkap Penyebar Chat Diduga Habib Rizieq-Firza

Selasa 30 Mei 2017 11:16 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Bilal Ramadhan

Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar berpendapat, penetapan tersangka Habib Rizieq Shihab dalam kasus obrolan pesan singkat mengandung konten pornografi dengan Firza Husein, harus disusul dengan penangkapan dan penetapan tersangka penyebar foto pesan singkat tersebut.

Seperti halnya polisi yang menangkap pria berinisial HP lantaran diduga membuat dan menyebarluaskan chat palsu Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

"Seharusnya polisi juga menangkap dan menetapkan (tersangka) penyebar chat yang menjadi dasar penetapan FH dan HRS sebagai tersangka. Sebagaimana juga polisi menangkap orang yang diduga membuat chat palsu Kapolri," kata Fickar saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (30/5).

Fickar melanjutkan, jika polisi tidak menangkap dan menetapkan tersangka penyebar obrolan singkat tersebut, maka terkesan diskriminatif. Terlebih setelah seorang pria yang diduga menyebar chat palsu Kapolri langsung ditindak.

"Jika polisi tidak menangkap penyebar chat tersebut (chat antara HRS dan FH), maka terkesan sebagai tindakan yang diskriminatif dalam penegakan hukum," ucap Fickar.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai tersangka dalam kasus obrolan pesan singkat mengandung konten pornografi dengan Firza Husein.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB