Monday, 14 Muharram 1440 / 24 September 2018

Monday, 14 Muharram 1440 / 24 September 2018

Ahok Diminta tak Mengutip Kitab Suci Umat Lain

Rabu 09 November 2016 12:12 WIB

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Andi Nur Aminah

Shamsi Ali

Shamsi Ali

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Islamic Center New York Ustaz Shamsi Ali melihat aksi Bela Islam II 4 November adalah prestasi membanggakan. Banyak alasan yang membuatnya berpikiran demikian.

Pertama, sebagai bangsa dengan penduduk mayoritas Muslim, reaksi yang terjadi adalah reaksi damai dalam bingkai demokrasi. Kedua, kaum minoritas baik secara agama maupun ras tidak diganggu oleh aksi tersebut. Ketiga, pemerintah, dalam hal ini pihak pengamanan pun mampu melakukan tugas secara baik. "Itu membanggakan. Intinya sebagai anak bangsa di luar negeri, saya bangga," kata dia kepada Republika.co.id, Rabu (9/11).

Shamsi sendiri melihat pernyataan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang surah Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu mengandung penghinaan, yang boleh jadi tanpa sengaja. "Alasan saya, diakui bahwa memang ada penafsiran ulama bahwa umat Islam dilarang melarang memilih non-Muslim sebagai pemimpin. Maka mengatakan bahwa umat dibohongi pakai ayat itu berarti ada ulama Islam yang memakai Alquran sebagai alat berbohong," ujarnya.

Ahok, kata dia adalah gubernur dengan rakyat mayoritas Muslim. "Sebagai non-Muslim harusnya menghindari pengutipan kitab suci orang lain, apalagi dalam konteks negatif," ujarnya. Apalagi ketika menyampaikan pernyataan tersebut Ahok sedang menggunakan pakaian dinas.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: KPK Luncurkan Bus Antikorupsi

Senin , 24 September 2018, 16:00 WIB