Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Suryadharma Ali Harus Dihukum dengan Adil

Rabu 23 December 2015 20:01 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Bayu Hermawan

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (23/12).  (Antara/Rosa Panggabean)

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (23/12). (Antara/Rosa Panggabean)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara PPP Arsul Sani menilai tuntutan jaksa 11 tahun penjara dan denda 2,3 miliar terhadap Suryadharma Ali (SDA) tidak tepat. Karena tuntutan tersebut terlalu sepihak.

"Seharusnya pengadilan mempertimbangkan seluruh fakta-fakta persidangan, karena tidak seluruhnya dana korupsi yang dituduhkan kepadanya dinikmati sendiri," ujarnya kepada Republika.co.id, Rabu (23/12).

Menurutnya SDA hanya menggunakan Dana Operasional Menteri saja melihat bukti yang ada. Arsul berharap SDA dihukum dengan adil bukan berarti bebas karena melihat fakta bahwa SDA melakukan kesalahan.

Namun pihaknya tetap menghormati putusan pengadilan nantinya. Terkait tuntutan memang telah menjadi kewenangan jaksa untuk melakukan tuntutan tersebut.

Sebelumnya jaksa penuntut umum telah membacakan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi bahwa SDA dituntut 11 tahun penjara dan membayar denda Rp 750 juta karena dakwaan korupsi dana penyelenggara haji. Dia juga dituntut mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 2,325 miliar.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Surga Dunia Raja Ampat

Ahad , 19 August 2018, 07:00 WIB