Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

LBH: Polisi Jangan Takut Hercules!

Selasa 07 May 2013 12:48 WIB

Rep: Wahyu Syahputra/ Red: Fernan Rahadi

Hercules Rosario

Hercules Rosario

Foto: Wahyu Syahputra/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Pelimpahan tahap dua (penyerahan tersangka dan barang bukti) kasus Hercules ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, (7/5), mengundang reaksi pengamat hukum.

Sebelumnya, Tokoh Pemuda Timor Leste Hercules Rosario Marshal dijaring polisi bersama anak buahnya. Mereka digiring ke Mapolda Metro Jaya karena tersandung kasus pemerasan, penyerangan aparat keamanan, dan kepemilikan senjata api, (8/3) lalu.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Muhammad Isnur mengatakan, negara tidak boleh tunduk kepada siapapun yang melanggar hukum.

Isnur mengatakan, polisi merupakan garda depan dalam menjaga dan menegakkan hukum. ''Polisi jangan takut terhadap Hercules,'' katanya kepada Republika, Selasa (7/5)

Menurut Isnur, status polisi sebagai penegak hukum tidak boleh gentar dalam aksinya memberantas preman, baik preman berjubah maupun pejabat.

Isnur mengatakan, hukum di negara Indonesia sedang krisis, sehingga banyak sekali kesan hukum tidak menyentuh kalangan tertentu. ''Ada kesan sekarang, kalangan tertentu tidak tersentuh hukum,'' katanya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA