Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Pengamanan di Mapolda Jabar Diperketat

Rabu 13 Nov 2019 14:16 WIB

Rep: Djoko Suceno/Bayu Adji P/ Red: Teguh Firmansyah

Pengamanan di Mapolda Banten diperketat usai kasus ledakan yang terjadi di Polresta Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11).

Pengamanan di Mapolda Banten diperketat usai kasus ledakan yang terjadi di Polresta Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11).

Foto: dok. Polda Banten
Setiap mobil yang masuk ke Mapolda Jabar diperiksa baik manual atau lewat detektor.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Akses masuk ke Mapolda Jabar diperketat menyusul aksi bom binuh diri di Mapolresta Medan. Dari pantauan Republika.co.id, pintu gerbang masuk Mapolda dijaga sejumlah personel Brimob bersenjata laras panjang serta alat detektor.

Baca Juga

Setiap kendaraan roda dua dan empat yang akan masuk diberhentikan petugas kemudian dilakukan pemeriksaan. " Ini perintah pimpinan memperketat pengamanan," kata seorang petugas berpakaian dinas, Rabu (13/11).

Mobil yang akan masuk ke Mapolda harus menjalani pemeriksaan di pintu gerbang. Petugas berseragam memeriksa bagian mobil yang diberhentikan tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara manual manupun dengan alat detektor metal.

Setelah dianggap aman, mobil tamu tersebut diperbolehkan masuk ke Mapolda Jabar. Demikian pula dengan sepeda motor yang akan masuk diberhentikan terlebih dulu.

Petugas meminta pengendara motor membuka jaket dan memeriksa tas yang dibawanya. Setelah dianggap aman, pengendara motor diperbolehkan masuk Mapolda dengan jaket dan helm dibuka.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, membenarkan peningkatan pengamanan di Mapolda. Peningkatan pengamanan juga dilakukan di seluruh Polres yang ada di wilayah Polda Jabar.

Di Polres Tasikmalaya Kota, Peningkatan penjagaan terlihat di pintu masuk Polres Tasikmalaya.  Saat ini, kendaraan umum tak diperkenankan memasuki pintu gerbang. Sementara warga sipil yang datang diperiksa barang bawaannya.

Kepala Bagian Urusan dan Pembinaan (KBO) Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Shohet mengatakan, peningkatan penjagaan itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan. "Kami periksa tamu yang masuk ke lingkungan Polres, sesuai SOP. Paket yang dibawa kami periksa," kata dia, Rabu (13/11).

Personel yang berjaga di pintu masuk juga ditambah. Jumlah personel polisi yang biasanya hanya tiga orang yang berjaga, saat ini menjadi lima personel.

Selain dilakukan dari tim Satuan Sabhara, penjagaan di pintu masuk juga melibatkan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tasikmalaya Kota. Diharapkan, dengan peningkatan penjagaan itu, kejadian yang tak diinginkan dapat diantisipasi.

Sebelumnya, ledakan bom terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu pagi. Ledakan tersebut diduga berasal dari bom bunuh diri.




BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA