Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Sopir Taksi Daring di Karawang Meninggal di Dalam Mobilnya

Rabu 17 Apr 2019 18:11 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Christiyaningsih

Jenazah (ilustrasi).

Jenazah (ilustrasi).

Foto: Immortal.org/ca
Saat jenazah ditemukan, mesin mobil korban masih dalam keadaan menyala

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sopir taksi daring bernama Aaf Arif Faturohman ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya. Mobil itu terparkir di halaman marketing Gallery Galuh Mas, Desa Sukaharja, Kelurahan Telukjambe Timur Karawang. Saat ditemukan, mesin mobil korban masih dalam kondisi menyala.

Baca Juga

Sutrisno yang merupakan seorang petugas keamanan di lokasi penemuan jasad sopir mengatakan saat ditemukan korban Aaf sudah terkulai. Kondisi mulut korban mengeluarkan busa. Tak hanya itu, di dekat kepalanya juga ditemukan obat-obatan.

"Korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. Tadinya kami pikir korban ketiduran. Saat itu, kami berupaya membangunkan karena mobilnya masih menyala dan pintu mobilnya terbuka. Tapi tak ada jawaban," ujar Sutrisno, Rabu (17/4).

Sutrisno menuturkan korban terkulai lemas di jok depan mobil Avanza Nopol T 1243 EB. Melihat kondisi korban seperti itu, Sutrisno langsung lapor ke polisi terdekat. Setelah petugas datang, jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Karawang.

Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan. Korban yang berusia 49 tahun terkonfirmasi merupakan sopir taksi daring. Hasil pemeriksaan polisi sejauh ini tak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah pria paruh baya tersebut.

"Bukan korban pembunuhan. Tak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Penyebab kematian diduga karena serangan jantung," ujarnya. Ahmad menuturkan korban adalah sopir yang biasa beredar di wilayah Telukjambe. Hampir setiap hari Aaf mendapat pesanan dari penumpang di kawasan pertokoan Galuh Mas.

Aaf biasanya parkir di lokasi itu setelah mengantarkan penumpangnya. Korban diduga mengalami serangan jantung setelah membeli bensin.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA