Selasa, 13 Zulqaidah 1440 / 16 Juli 2019

Selasa, 13 Zulqaidah 1440 / 16 Juli 2019

KIPP Turunkan 1.276 Relawan Pemantau di Jatim

Rabu 17 Apr 2019 15:12 WIB

Red: Nidia Zuraya

TPS 18, Gadingkasri, Klojen, Kota Malang menampilkan nuansa merah putih dan pelaminan, Rabu (17/4).

TPS 18, Gadingkasri, Klojen, Kota Malang menampilkan nuansa merah putih dan pelaminan, Rabu (17/4).

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Relawan pemantau tersebar di 32 kabupaten/kota di Jatim

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) menurunkan sekitar 1.276 relawan untuk memantau pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 yang disebar di 32 kabupaten/kota di Jawa Timur, Rabu (17/4).

Baca Juga

"Untuk Surabaya sendiri KIPP menurunkan sebanyak 215 relawan pemantau," kata Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jatim Novli Thysen kepada Antara di Surabaya, Rabu (17/4).

Menurut dia, masing-masing relawan pemantau tersebut telah dibekali pelatihan pemantauan sebelum menjalankan tugas pada saat pelaksanaanPemilu Legislatif dan Pemilu Pilpres 2019 yang digelar serentak pada Rabu ini.

Hanya saja, lanjut dia, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki KIPP Jatim sehingga penempatan relawan hanya berdasarkan pada wilayah yang rawan pelanggaran ataupun pada tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap rawan pelanggaran.

Novli menjelaskan pemantauan relawan akan difokuskan pada malam sebelum pencoblosan ataupun menjelang hari pemungutan untuk mengantisipasi praktik politik uang ataupun tindakan-tindakan mobilisasi masa pemilih, ataupun tindakan intimidasi kepada masyarakat pemilih.

Selain itu, lanjut dia, pemantauan juga difokuskan pada tahapan penghitungan suara di TPS untuk mencegah potensi adanya praktik-praktik manipulasi suara yang mungkin sangat bisa terjadi yang dilakukan oleh para pihak yang berkepentingan.

KIPP berharap agar seluruh masyarakat di Jawa Timur ikut ambil bagian dalam melakukan pengawasan atas jalannya pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 mulai dari awal hingga akhir di tiap-tiap TPS.

"Terkait hal ini KIPP Jatim juga membuka posko pengaduan masyarakat terkait pelanggaran pemilu," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA