Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

PMI Bangun Mushala untukKorban Tsunami Pandeglang

Kamis 14 Feb 2019 20:52 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Petugas membersihkan puing-puing rumah dan sampah pasca terjangan tsunami Selat Sunda di Kampung Teluk Nelayan I, Labuan, Pandeglang, Banten, Rabu (9/1/2019).

Petugas membersihkan puing-puing rumah dan sampah pasca terjangan tsunami Selat Sunda di Kampung Teluk Nelayan I, Labuan, Pandeglang, Banten, Rabu (9/1/2019).

Foto: Antara/Harosan Akhmad
Pembangunan tempat ibadah ini untuk menunjang sarana keagamaan warga.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI— Palang Merah Indonesia (PMI) membangun mushala untuk warga yang tinggal di lokasi pengungsian korban tsunami di Kampung Palimping, Kabupaten Pandegelang, Banten.

Ketua PMI Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis, mengatakan mushala ini dibangun berkat kerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical dan PT Styrindo Mono Indonesia yang donasinya disalurkan melalui PMI Kota Cilegon. 

“Pembangunan tempat ibadah ini untuk menunjang sarana keagamaan warga yang tinggal di hunian sementara di Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur," katanya melalui sambungan telepon, Kamis (14/2).

Menurutnya, di lokasi pengungsian tersebut terdapat sekitar 20 kepala keluarga atau 65 jiwa yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara), para korban tersebut merupakan yang terdampak langsung bencana tsunami.

Dia menyebutkan, luas mushala tersebut 6x4 meter persegi dengan dengan bahan utama dari kayu dan rangka baja. Mushala itu juga bisa menampung sedikitnya 65 warga dan saat ini sudah digunakan untuk kegiatan ibadah.

"Diharapkan dengan adanya mushala ini warga yang ingin beribadah bisa lebih nyaman dan tenang, apalagi bangunannya cukup representatif sehingga warga yang menjalankan kegiatan ibadahnya bisa lebih khusyuk," tambahnya. 

Tokoh masyarakat Desa Tunggaljaya, Ustaz Sukarya, mengatakan dengan adanya sarana ibadah ini tentunya sangat membantu warga, karena untuk ke mushala atau masjid lokasinya cukup jauh.  

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA