Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Sukabumi akan Perbanyak Acara Wisata untuk Naikkan Kunjungan

Kamis 31 Jan 2019 01:04 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nur Aini

Suasana objek wisata Curug (air terjun) Sodong di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/4)

Suasana objek wisata Curug (air terjun) Sodong di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/4)

Foto: Antara/Dewi Rahayu
Event wisata Sukabumi diupayakan masuk kalender Kemenpar.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan naiknya tingkat kunjungan wisatawan dengan cara mengadakan event wisata yang berskala nasional maupun internasional.

Upaya tersebut misalnya mulai dirintis Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang mendatangi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada Selasa (29/1) lalu. '' Prinsipnya kami menginginkan pengembangan event wisata yang masuk kalender Kemenpar dan berskala nasional maupun regional serta internasional,'' ujar Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi Yudi Yustiawan kepada wartawan Rabu (30/1).

Menurut Yudi, Kemenpar menyambut antusias keinginan Kota Sukabumi sehingga ke depan akan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan di lapangan. Salah satunya, pada Maret mendatang akan dilakukan dua event besar yakni helaran dan Sukabumi City Fest. Harapannya agenda tersebut menjadi event nasional dan dihadiri pejabat Kemenpar.

Selain itu, kata Yudi, ditargetkan akan hadir wisatawan baik lokal, luar daerah, hingga manca negara. Acara tersebut digagas komunitas penggiat wisata dan pemerintah harus hadir memberikan dukungan.

Menurut Yudi, wisata kreatif berupa kuliner menjadi andalan Kota Sukabumi. Di samping itu, potensi wisata heritage atau bangunan tua bersejarah yang banyak terdapat di Kota Sukabumi. Sementara, pengembangan wisata alam hanya dari pemandian air panas Cikundul.

Menurut Yudi, Kota Sukabumi memiliki keterbatasan dalam potensi wisata alam. Sehingga lebih mengandalkan sektor wisata industri kreatif.

Namun, ujar Yudi, wisata kreatif, heritage dan wisata alam tetap akan digenjot secara bersamaan. Targetnya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

''Target jumlah kunjungan 2019 ini bisa melebihi 2018 lalu yang mencapai 188 ribu orang,'' kata Yudi. Sebenarnya, target awal kunjungan pada tahun 2018 hanya 120 ribu dan mampu terlewati.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menambahkan, dalam membangun pariwisata ia mendatangi kantor Kemenpar di Jakarta untuk berdiskusi terkait harapan dunia pariwisata khususnya di Kota Sukabumi. ''Ke depannya kami menginginkan sektor pariwisata terus berkembang,'' kata dia.

Fahmi menerangkan, walaupun Kota Sukabumi tidak memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik, namun daerahnya memiliki sumber daya manusia yang mumpuni. Sehingga diharapkan mampu mengembangkan wisata yang ada di Kota Sukabumi.

Menurut Fahmi, ada beberapa sektor pariwisata yang akan dikembangkan di antaranya wisata kuliner, wisata heritage, wisata budaya, dan event tradisional lainnya. Oleh karena itu, Pemkot mengusulkan beberapa event tersebut dimasukkan ke kalender event Kemenpar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA