Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tabrakan Beruntun Terjadi di Kawasan Wisata Lembang

Jumat 14 Dec 2018 17:18 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah

Tabrakan beruntun (ilustrasi)

Tabrakan beruntun (ilustrasi)

Foto: Riga Nurul Iman
Kejadian itu sempat membuat macet sepanjang tiga kilometer.

REPUBLIKA.CO.ID, LEMBANG -- Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (14/12). Sebuah bus pariwisata terlibat kecelakaan dengan enam kendaraan roda empat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun sempat membuat macet sepanjang tiga kilometer.

Diduga bus dengan nomor polisi BE 7184 AU yang melaju dari arah Tangkuban Parahu menuju Lembang mengalami rem blong. Kemudian akhirnya bertabrakan dengan enam kendaraan roda empat yang berada di depannya.

Kapolsek Lembang, Kompol Dedi Hermayadi menuturkan berdasarkan keterangan supir bus, Iswanto saat mengetahui jika rem blong, dia tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan kondisi jalan yang menurun. Menurutnya, Iswanto kemudian mencari tempat yang aman agar bus yang remnya blong bisa berhenti. Tapi nahas dia hanya menemukan empat kendaraan di depannya. "Bus menabrak empat kendaraan kemudian menabrak dua kendaraan lagi dari arah lainnya," ujarnya, Jumat (14/12).

Ia menuturkan, total kendaraan yang terlibat kecelakaan sebanyak tujuh kendaraan. Pihaknya berusaha memindahkan kendaraan yang rusak dan melintang di tengah jalan itu ke pinggir agar arus lalu lintas menjadi lancar. "Satu penumpang mengalami luka ringan tapi korban jiwa tidak ada," ungkapnya.

Dia menambahkan, seluruh mobil yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi. Sementara bus akan dibawa ke tempat parkir objek wisata Grafika untuk menghindari kemacetan. Seluruh sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun itu sudah dimintai keterangan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA