Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Dekati Lebaran, Harga Bahan Pokok di Cirebon Masih Stabil

Jumat 24 May 2019 23:58 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Warga mengantre di pasar murah Kementerian Perdagangan di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (29/5). Pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka saat bulan Ramadan.

Warga mengantre di pasar murah Kementerian Perdagangan di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (29/5). Pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka saat bulan Ramadan.

Foto: Dedhez Anggara/Antara
Harga bahan pokok di pasar tradisional Cirebon cenderung Stabil meski dekati lebaran

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Menjelang lebaran Idul Fitri, harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional di Kota Cirebon masih stabil. Begitu pula dengan stok bahan pangan yang hingga kini masih aman.

Hal itu terungkap saat Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy bersama jajarannya dan Disperindag Kota Cirebon meninjau sejumlah pasar tradisional, Jumat (24/5). Selain Pasar Pagi, pasar tradisional lainnya yang juga dilakukan pengecekan adalah Pasar Jagasatru dan Pasar Kanoman Kota Cirebon.

Di ketiga pasar tradisional itu, harga bahan pangan untuk beras super rata-rata Rp 13 ribu per kg, beras sedang Rp 12 ribu per kg, beras standar Rp 10.500 per kg dan beras muncul Rp. 9.500 per kg. Selain itu, gula pasir lokal di kisaran Rp 13.500 per kg dan minyak goreng curah Rp 11.500 per kg.

Untuk daging sapi, harganya masih stabil di angka Rp 120 ribu per kg. Sedangkan ayam broiler mencapai Rp 33 ribu per kg dan telur ayam broiler Rp 24 ribu per kg.

‘’Harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar masih stabil, tidak ada lonjakan harga yang tinggi,’’ kata Roland.

Namun, lanjut Rolanda, tengah harganyanya yang masih stabil, permnitaan terhadap sejumlah barang malah mengalami peningkatan. Hal itu dinilai wajar karena saat ini menjelang lebaran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA