Kamis, 17 Syawwal 1440 / 20 Juni 2019

Kamis, 17 Syawwal 1440 / 20 Juni 2019

Longsor di Tasik, Satu Meninggal Dunia

Jumat 03 Mei 2019 19:14 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Indira Rezkisari

Proses pencarian korban tertimpa tanah longsor di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/5).

Proses pencarian korban tertimpa tanah longsor di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/5).

Foto: dok. SAR Bandung
Longsor di Tasik disebabkan hujan deras yang terus mengguyur.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Kejadian tanah longsor di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis (2/5) mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban atas nama Runasi (60 tahun) berhasil dievakuasi pada Jumat (3/5) setelah sebelumnya dinyatakan hilang.

Baca Juga

Koordinator Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung atau Basarnas, Joshua Banjarnahor, mengatakan longsor disebabkan hujan deras yang terus mengguyur Desa Karangjaya dan kondisi tanah yang labil pada Kamis sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian itu, satu orang tertimpa longsoran tanah. Pihaknya pun menerjunkan personel untuk mencari korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.

"Sore ini korban sudah ditemukan. Dengan telah ditemukannya korban, maka kami usulkan penutupan operasi SAR," kata dia melalui pesan singkat, Jumat (3/5).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Wawan Ridwan Efendi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi terjepit. Korban berada sekitar 10 meter dari lokasi terakhir berdasarkan keterangan keluarganya.

"Kita sudah serahkan ke keluarga untuk langkah selanjutnya. Kondisi dia seperti terjepit oleh bahan bangunan, sehingga tim mengalami kesulitan untuk menariknya," kata dia.

Setelah pencarian korban berhasil membuahkan hasil, BPBD Kabupaten Tasikmalaya akan fokus membenahi jalan yang terdampak longsor. Wawan mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat desa untuk mencari alternatifnya.

Ia menambahkan, jalan itu menjadi akses utama untuk sekitar 40 kepala keluarga (KK). "Akan kita survei mana alternatif yang terbaik untuk jalan," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana mengatakan, longsor itu juga mengakibatkan dua rumah warga rata dengan tanah. Menurut dia, untuk sementara warga yang kehilangan rumah mengungsi ke rumah tetangganya.

Meski telah berhasil menemukan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, BPBD masih membersihkan areal tanah longsoran berada di ruas jalan telah menimbun akses jalan ke lokasi bencana. "Petugas masih berusaha membersihkan material longsor yang ada di jalan," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA