Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Pengelola Tol Cipali Lakukan Ini untuk Perlancar Arus Mudik

Senin 25 Feb 2019 07:31 WIB

Red: Israr Itah

Kendaraan pemudik arus balik melewati jalur satu arah yang diberlakukan di Jalur Tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat. (ilustrasi)

Kendaraan pemudik arus balik melewati jalur satu arah yang diberlakukan di Jalur Tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat. (ilustrasi)

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Salah satunya, pengelola akan membuka 26 gardu tol saat musim Lebaran tiba.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- PT Lintas Marga Sedaya (LMS), pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), akan melakukan sejumlah langkah untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2019. Salah satunya, pengelola akan membuka 26 gardu tol saat musim Lebaran tiba.

"Kalau Lebaran ini, kami siapkan gardunya sampai dengan 26 gardu, kami buka semua," ujar Wakil Direktur Utama LMS Firdaus Azis kepada wartawan di Cirebon, Jawa Barat, Ahad (24/2).

Baca Juga

Ia menjelaskan selain memaksimalkan pembukaan gardu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk penerapan satu arah saat arus mudik dan balik. Ia berharap pengaturan arus ini bisa mencontoh yang sudah diterapkan di Puncak, Bogor, di mana ada waktu tertentu. 

"Jadi, pemudik bisa tahu kapan harus lewat Cipali atau kapan harus menunggu dulu, sehingga lebih teratur," tuturnya.

Firdaus juga menambahkan terkait antisipasi risiko kecelakaan, pihaknya juga akan memasang lampu strobo biru yang akan aktif pada malam hari di lima titik. Selain itu, pihak LMS juga akan membuat rumble strip (pita penggaduh) di bahu jalan sejauh 28,5 km. Kemudian ada tali baja sepanjang 16 km agar tidak ada kendaraan yang menyeberang ke jalur berlawanan arah, video trone sebanyak enam buah, dan beragam aktivitas kampanye keselamatan lainnya.

LMS menilai penyebab kecelakaan yang terjadi di Tol Cipali terutama karena tertabrak dari belakang, baik karena hendak mendahului ataupun mengantuk saat mengemudi.

Jalan Tol Cipali dimulai dari Km 72, melewati Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan berakhir di Km 188 Palimanan, Kabupaten Cirebon. Sejak dibuka pada 13 Juni 2015, Jalan Tol Cipali mampu mempersingkat jarak perjalanan dari Cikampek ke Cirebon sejauh 40 km dibandingkan dengan perjalanan melalui Pantura Jawa Barat.

Tren aktual lalu lintas harian rata-rata pada tahun lalu sebanyak 72.085 kendaraan. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA