Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Sampah 3,5 Ton Diangkat dari Waduk Jatiluhur

Jumat 22 Feb 2019 04:04 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Nur Aini

Suasana Waduk Jatiluhur, tepatnya di sekitaran morning glory (sumur pelimpas).

Suasana Waduk Jatiluhur, tepatnya di sekitaran morning glory (sumur pelimpas).

Foto: Republika/Ita Nina Winarsih
Sambah di Waduk Jatiluhur terdiri atas limbah warga hingga eceng gondok.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Satuan polisi perairan (Satpolair) Polres Purwakarta, membersihkan bibir Waduk Jatiluhur. Kegiatan itu dalam rangka memeringati hari peduli sampah nasional (HPSN). Dari kegiatan tersebut, 3,5 ton sampah terkumpul dan dibersihkan petugas. 

Kasat Polair Polres Purwakarta, AKP Febriyanto, mengatakan, selama ini bibir Waduk Jatiluhur dicemari oleh sampah baik sampah kering yang dihasilkan dari limbah aktivitas warga, maupun sampah basah yakni yang berupa eceng gondok. Karenanya, bertepatan dengan HPSN, anggota Satpolair terjun ke lapangan untuk membersihkan bibir waduk tersebut.

Baca Juga

"Kami ingin, gerakam ini jadi pelopor untuk kebersihan bibir Waduk Jatiluhur," ujarnya, Kamis (21/2).

Adapun, sasaran kegiatan bersih-bersih sampah ini, yakni di sepanjang bibir  Pelabuhan Biru, Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur. Personel yang terlibat sebanyak 167 petugas.

"Petugas yang bersih-bersih, gabungan dari Satpolair Polres Purwakarta, Koramil 1905/Jatiluhur, Polsek Jatiluhur, aparatur Desa Jatimekar, Balai Riset dan Konservasi, PJT II Jatiluhur, ASDP Jatiluhur, hingga ibu-ibu Bhayangkari," ujarnya.

Pihaknya juga mengajak berbagai komunitas dan paguyuban, di antaranya komunitas pariwisata air Jatiluhur, Pokmaswas Jatiluhur,  komunitas baraya kelong, Matahari Jatiluhur, Petani KJA Anserta, dan masyarakat pesisir.

Sebelum melakukan bersih-bersih, kata Febriyanto, terlebih dahulu digelar apel bersama dan pembacaan deklarasi yg diikuti para peserta. Deklarasi tersebut berisi tiga poin utama. 

Pertama, menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan Waduk Jatiluhur. Kedua, memelihara kelestarian lingkungan Waduk Jatiluhur. Ketiga, mengelola sampah untuk hidup bersih, sehat, dan bernilai.

Selain melaksanakan pembersihan dan pemungutan sampah di sepanjang pesisir Pantai Pelabuhan Biru Danau Jatiluhur juga dilakukan penimbangan dan pengangkutan sampah menggunakan satu unit dumtruck,  satu unit kol bak, dan dua unit Carry SS.

Ada pun jumlah sampah yang terkumpul sebanyak 3.500 kilogram atau 3,5 ton. Sampah terdiri atas sampah bambu dan kayu, sampah kain, sampah plastik, dan sampai tanaman air eceng gondok.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA