Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Cerita Warga Kampung Nelayan Tambaklorok Disambangi Jokowi

Selasa 19 Feb 2019 12:58 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Andri Saubani

[ilustrasi] Sejumlah warga melintasi Jalan Tambakrejo yang terdampak abrasi, di Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/1).

[ilustrasi] Sejumlah warga melintasi Jalan Tambakrejo yang terdampak abrasi, di Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/1).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Jokowi datang bersama sopir pada Sabtu (2/2) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Perihal aktivitas calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo IJokowi) untuk melihat langsung kondisi para nelayan, sempat mengemuka dalam debat kedua capres pada Ahad (17/2). Dalam sesi tanya-jawab, Jokowi mengungkapkan, pernah suatu malam mengunjungi perkampungan nelayan Tambaklorok bersama sopirnya, untuk memastikan kondisi nelayan setempat.

Berdasarkan penelusuran, salah satu warga yang ikut disambangi capres Jokowisaat datang di perkampungan nelayan ini adalah Ahmad Sueib, Ia adalah warga Tambaklorok yang juga Ketua RW 13 Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.    

Sueib menuturkan, saat itu ia dan para nelayan memang tak menyangka Jokowi bakal menyambangi mereka. Saat Jokowi datang, mereka sedang nongkrong di salah satu warung kopi, di perkampungan nelayan pesisir Kota Semarang tersebut, Sabtu (2/2) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebagai pemangku lingkungan Sueib menuturkan, sebelumnya memang sempat ada koordinasi dengan pihak Kecamatan Semarang Utara, terkait dengan rencana kunjungan Jokowi ke kampung nelayan Tambaklorok. Namun, rencana kunjungan pada Ahad (3/2) batal dilakukan.

Baca Juga

Ternyata, tiba- tiba Jokowi muncul dan menyambangi mereka di warung kopi di dekat dermaga pada Sabtu (2/2) malam. “Ini yang membuat kami tidak mengira,’ katanya, Selasa (19/2).

Ia juga menuturkan, kedatangan Jokowi saat itu hanya sama sopir tanpa ada pengawalan Paspampres, dari pihak TNI maupun dari pihak Kepolisian. Kedatangannya pun naik mobil Toyota Kijang Inova.

Bahkan kedatangannya pun awalnya tidak ada yang tahu, karena begituturun mobil langsung melihat dermaga. “Kami baru sadar tiba- tiba bapak (Joko Widodo-red) menyapa kami, lagi pada ngapain ini,” ungkap Sueib. 

Di Tambaklorok, jelasnya, Jokowi melihat beberapa tempat di lingkungan perkampungan nelayan Tambaklorok serta melihat kondisi proyek pembangunan Kampung Bahari yang pernah didatanginya pada 2014 silam termasuk jalan kaki ke dermaga dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar satu jam ini, Jokowi juga menyempatkan ngobrol dan bertanya kepada warga yang malam itu ada.

“Antara lain soal ekonominya gimana, setelah ada proyek Kampung Bahari ekonomi warga Tambaklorok bagaimana,” katanya.

Saat itu ada warga yang menjawab sisi positif dan sisi negatifnya. Sisi positifnya kalau akses keluar masuk perahu nelayan semakin lancar tidak kandas lagi. Tetapi, saat musim baratan, ada gelombang yang masuk ke muara sungai.

“Sehingga warga sempat menyampaikan perlunya penahan gelombang, agar gelombang tidak masuk ke muara sungai,” tambah Sueib.

Ia juga mengungkapkan, malam itu penampilan Jokowi benar-benar santai hanya berkemeja putih dan celana blue jeans. Termasuk saat ngobrol dengan warga sambil duduk- duduk di tambatan perahu nelayan.

“Banyak hal yang diobrolkan bersama warga dan nelayan di sini, malam itu. Obrolan seputar aktivitas nelayan dan warga di perkampngan ini,” tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA