Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Dua Warga Maluku Tewas Diterkam Buaya

Jumat 08 Feb 2019 21:52 WIB

Red: Andri Saubani

Buaya Muara

Buaya Muara

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Kedua korban tewas diterkam buaya saat sedang mencari ikan.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Dua warga Maluku di Negeri Makariki Kabupaten Maluku Tengah dan di Desa Atubul Dol Kecamatan Wertambrian Kabupaten Maluku Tengara Barat tewas diterkam buaya. Kedua korban tewas diterkam buaya saat sedang mencari ikan di lokasi yang berbeda.

"Di hari yang sama Kamis(7/2) dua warga di lokasi yang berbeda tewas secara mengenaskan diterkam buaya," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, Mukhtar Amin Ahmadi, Jumat (8/2).

Kedua warga itu yakni Adamalik Batalata (48) tewas diterkam buaya di perairan  Desa Atubul Dol, serta Jonias Makaweru (37), warga Negeri Makariki Kabupaten Malteng ditemukan tewas di muara sungai Ruata. "Korban diterkam buaya saat mencari ikan Kamis (7/2) di lokasi yang berbeda dengan kondisi yang berbeda pula," kata Mukhtar.

Mukhtar menjelaskan, korban Jonias Makaweru tewas di muara sungai Ruata saat menjala ikan, dan hanya ditemukan potongan tubuh korban. "Petugas BKSDA bersama warga mencari bagian tubuh korban yang diduga masih ada di sungai ruata, tetapi tidak ditemukan bagian tubuh korban," ujarnya.

Sedangkan, korban Adamalik Batalata juga tewas diterkam buaya di perairan Desa Atubul Dol. Korban sempat ditolong dua nelayan yang mencari ikan bersama dengan posisi tak jauh. Kedua teman korban berusaha menyelamatkan korban dengan memanah dan buaya akhirnya melepas korban.

"Korban mengalami luka gigitan tetapi korban tidak tertolong, kedua nelayan membawa pulang jenazah dan melaporkan peristiwa ini ke Kepala Desa," katanya.

Petugas BKSDA terus melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penangan, serta melakukan kajian terhadap populasi dan habitat buaya di Maluku. "Kami terus melakukan pemantauan di lapangan, mengimbau warga untuk selalu waspada dan tidak beraktifitas di lokasi rawan buaya," ujarnya.

Ditambahkannya, Maluku sebagai negeri kepulauan merupakan habitat buaya yakni di Pulau Seram, Pulau  Buru, Pulau Tanimbar. "Kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan menghimbau warga untuk selalu waspada, mengingat sejumlah daerah di Maluku terjadi konflik buaya dengan manusia," kata Mukhtar.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA