Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Ronaldikin Punya Mimpi the Jak dan Bobotoh Bisa Berdamai

Rabu 23 Jan 2019 12:32 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Bayu Hermawan

Ronaldikin

Ronaldikin

Almarhum Ronaldikin dikenal sebagai sosok yang selalu mengkampanyekan perdamaian.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEUNGPEUK -- Jenazah Sodikin (48), pria yang sosoknya mirip dengan bintang sepak bola asal Brazil Ronaldinho, dimakamkan di TPU Langonsari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Rabu (23/1) pagi. Ratusan orang turut menghadiri proses pemakaman pria yang akrab disapa Ronaldikin itu.

Bagi teman-teman dekat almarhum, Ronaldikin dikenal sebagai sosok yang punya impian menciptakan perdamaian antara pendukung klub Persib Bandung dengan Persija Jakarta. "Sejak dulu Mang Ikin gak mau ada permusuhan (Persib-Persija). Kita kehilangan sosok yang selalu mengkampanyekan perdamaian," ujar pentolan Viking Bandung, Agus Ompong kepada Republika.co.id saat ditemui di pemakaman, Rabu (23/1).

Agus mengaku sangat kehilangan temannya tersebut sebab sosoknya dikenal ramah, mudah bersosialisasi dan mempunyai cita-cita mulia mendamaikan kedua klub tersebut.  Agus mengatakan keinginan Ronaldikin mendamaikan klub Persib dengan Persija bisa terlihat dari barang-barang yang diantaranya terdapat syal dengan logo klub sepakbola Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Sebelumnya, Sodikin (48) warga Kabupaten Bandung atau yang tenar disapa Ronaldikin alias Ronaldinhonya Indonesia telah berpulang ke rahmatullah, Selasa sore, (22/1). Sosok yang aktif di grup suporter Milanisti Indonesia meninggal pukul 15.15 Wib di Rumah Sakit Al-Ihsan, Baleendah setelah sebelumnya dirawat sejak Ahad kemarin, (20/1).

Saat dihubungi, keponakannya Risda Widia (31) membenarkan hal tersebut. Katanya, pamannya tersebut meninggal setelah berjuang melawan penyakit infeksi paru-paru yang dideritanya. Rencananya, jenazah yang kini berada di rumah duka di Langon Sari RT 03 RW 03, Kecamatan Pameungpeuk akan dimakamkan Rabu (23/1).

"Meninggalnya pukul 15.15 Wib sebelum asar. Penyakitnya yang didiagnosis paru, radangnya sudah sampai ke otak. Infeksi parunya sudah ke otak," ujarnya yang menghabiskan masa kecilnya bersama pamannya tersebut, Selasa (22/1).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA