Thursday, 17 Syawwal 1440 / 20 June 2019

Thursday, 17 Syawwal 1440 / 20 June 2019

Tak Diberi Pinjaman, Seorang Ibu di Padang Bunuh Tetangga

Kamis 03 Jan 2019 14:42 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Muhammad Hafil

Pembunuhan (Ilustrasi)

Pembunuhan (Ilustrasi)

Foto: pixabay
Pelaku tahu bahwa korban memiliki kalung emas.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Seorang ibu rumah tangga di Kota Padang, Sumatra Barat tega membunuh tetangganya sendiri karena tidak mendapat pinjaman uang. Wanita berinisial M (43 tahun) membunuh wanita berinisial N (60 tahun) dengan cara membekapnya dengan bantal. Korban ditemukan tak tertolong lagi di kediamannya sendiri di Kapalo Koto RT 01 RW 01, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

"Benar terjadi pembunuhan, kejadian tadi malam pukul 21.30 WIB. Pelaku membunuh dengan cara membekap korban dengan bantal," kata Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi, Kamis (3/1).

Hamidi mengungkapkan, tersangka membunuh korban lantaran sakit hati tidak mendapat pinjaman uang. Ditambah lagi, pelaku tahu bahwa korban memiliki kalung emas yang diharapkan bisa jadi pinjaman.

"Tapi pelaku tidak mendapat itu (pinjaman uang), jadi emosi. Pelaku langsung membekap dengan bantal sampai korban lemas hingga tidak sadarkan diri," ujar Hamidi.

Ribut-ribut antara M dan N sempat didengar anak korban yang kebetulan sedang berkunjung ke rumah orang tuanya. Saat dipanggil, pelaku memilih mengunci kamar ibunya dari dalam dan bersembunyi di dalam. Akhirnya anak korban terpaksa mendobrak pintu kamar ibunya untuk masuk ke dalam.

"(Pintu) didobrak sama anak korban, didapat pelaku ini lagi bersembunyi di sudut ruang kamar. Kemudian pelaku diamankan oleh anak korban berikut dengan warga, selanjutnya kami datang ke lokasi untuk membawa pelaku dan mengamankan barang bukti kalung emas 50 gram dan bantal," jelas Hamidi.

Saat ini jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan autopsi. Sementara itu, pelaku masih ditahan di Mapolsek Padang Timur.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA