Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Korban Meninggal di Lampung Capai 75 Orang

Senin 24 Dec 2018 18:06 WIB

Red: Esthi Maharani

Sejumlah alat berat melakukan evakuasi untuk membersihkan reruntuhan bangunan yang tersapu tsunami di Desa Way Muli, Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, Senin (24/12/2018).

Sejumlah alat berat melakukan evakuasi untuk membersihkan reruntuhan bangunan yang tersapu tsunami di Desa Way Muli, Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, Senin (24/12/2018).

Foto: Antara/Ardiansyah
14 korban di antaranya belum teridentifikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG  - Jumlah korban meninggal dunia di Provinsi Lampung setelah terjadi tsunami di Selat Sunda, hingga Senin sore mencapai sebanyak 75 korban dan 14 korban di antaranya belum teridentifikasi.

Berdasarkan data dari Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, 14 korban yang belum teridentifikasi diantaranya tiga orang dari Dusun Kunjir, empat orang Dusun Laguna, dua orang Dusun Jondong, dan empat orang Dusun Dermaga Bom.

"Ada satu orang wanita dewasa yang belum teridentifikasi," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih menjelaskan di Bandarlampung, Senin.

Dia mengatakan, untuk 61 korban yang telah teridentifikasi diantaranya warga Kalianda, Desa Way Muli, Desa Kunjir, Desa Terusan Nunyai, Desa Rajabasa, Desa Maja, Desa Banding, Desa Legundi, Desa Sukaraja, Tanggamus, Desa Way Muli Timur, dan Desa Merak Belantung.

"Rata-rata korban berumur di atas 50 tahun. Untuk anak-anak di bawah 10 tahun ada sebanyak sembilan orang," kata dia menerangkan.

Sulis menambahkan, untuk korban luka-luka sampai saat ini ada sebanyak 230 orang. Masing-masing terdata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar sebanyak 213 orang, Puskesmas Way Muli enam orang, Puskesmas Sukaraja enam orang, dan Puskesmas Banding lima orang.

"Semua korban dirawat di masing-masing rumah sakit dan puskesmas," kata dia. Berikut nama korban yang teridentifikasi berdasarkan daerah :

Kalianda:
Rindu Rahmadani 5 tahun (P)
Tirta 75 tahun (L)
Azizah Amalia 9 tahun (P)
Halma Mutmaina 16 tahun (P)
Didit Purwanto 19 tahun (L)

Dusun Way Muli:
Marsinah 19 tahun (P)
Juanda (L)
Husin 52 tahun (L)
Dirta 73 tahun (L)
Masinah 65 tahun (P)
Mahfudin 30 tahun (L)
Jaya 35 tahun (L)
Aisyah 70 tahun (P)
Rumsiah 70 tahun (P)
Munawati 40 tahun (P)
Azirah 5 tahun (P)
Hamidah 75 tahun (P)
Zahrah 9 tahun (P)
M Yusin 50 tahun (L)
Sumsiah 75 tahun (P)
Otiah 56 tahun (P)
Senen 75 tahun (L)
Rafei 45 tahun (L)
Ayu Saputra 3 tahun (P)
Ika 16 tahun (P)
Mamad Saputra 12 tahun ( L)
Armaisah 52 tahun (p)
Syafredi 65 tahun (L)
Nova 14 tahun (P)
Tubagus Kasim 70 tahun (L)
Rizki Saputra 7 tahun (L)
Ilham 3 tahun (L)
Zahra 2 tahun (P)

Dusun Kunjir
M yusuf 70 tahun (L)
Nurhayati 56 tahun (P)
Ibrahim 70 tahun (L)
Edi Suwarno 50 tahun (L)
Warni 45 tahun (P)
Ahmad Syaiful Putra 8 tahun (L)
Rifki (L)

Dusun Terusan Nunyai
M Rayyan Haidar 15 bulan (L)

Dusun Raja basa
Afifah Khairunnisa 4 tahun (P)
Magdalena 42 tahun (P)

Dusun Maja
Nasiroh 80 tshun (P)

Dusun Banding
Sahiri 69 tahun (L)

Dusun legundi
Roni 55 tahun (L)

Desa Sukaraja
Selvi 1,5 tahun (P)

Tanggamus
Neni Murniati 4 tahun (P)

Desa Way Muli timur
Mukmin (P)
Joko (P)
Endang (L)
Imi (P)
Sardiansyah (P)
Rohimi (P)
Kuwer (P)
Ardi (P)
Ismail (P)
Majid (P)
Juher (P)
Yahya (P), dan

Merak Belantung
Epi Riyadi 31 tahun (P)

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA