Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Jepang Anugerahkan Penghargaan untuk Gubernur Sulsel

Rabu 28 Nov 2018 01:22 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Foto: Antara/Hasanudin
Jepang dan Indonesia memiliki hubungan bilateral yang kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR— Menteri Luar Negeri Jepang menganugerahkan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah karena berjasa besar memajukan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Jepang dan Indonesia.

Anugerah penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang itu diserahkan oleh Kepala Kantor Konsuler Jepang Miyakawa Katsutoshi kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada acara resepsi peringatan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang di Makassar, Selasa (27/11) malam.

"Hari ini, selain resepsi peringatan hari lahir Sri Baginda Kaisar Jepang, ada satu hal lagi yang sangat perlu dirayakan, Menteri Luar Negeri Jepang juga menganugerahkan penghargaan kepada Nurdin Abdullah untuk menghargai jasa beliau yang selama bertahun-tahun memajukan hubungan persahabatan Jepang," kata Kepala Kantor Konsuler Jepang Miyakawa Katsuthosi.

Profesor Dr Nurdin Abdullah sebelumnya pernah melanjutkan studi di Universitas Kyushu sebagai mahasiswa penerima beasiswa pemerintah Jepang, dan menyelesaikan program doktoral pada 1994.

Setelah kembali ke Indonesia, dia dipercaya sebagai Ketua Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada) Sulsel yang ketiga tahun 2005 sampai sekarang.

Semasa menjabat sebagai Bupati Bantaeng dua periode (2008-2018) terus berupaya memajukan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Jepang dan Indonesia.

Nurdin Abdullah yang terpilih dan dilantik sebagai Gubernur Sulsel pada Pilgub Sulsel 2018 memulai berbagai program kerja sama yang baru. 

Pada tahun ini, dia bertindak sebagai Ketua Kehormatan Komite Peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia untuk wilayah Sulsel dan bekerja sama pada pelaksanaan berbagai kegiatan peringatan tersebut.

Menurut Kepala Kantor Konsuler Jepang Miyakawa Katsutoshi, penganugerahan penghargaan kepada Nurdin Abdullah oleh Menteri Luar Negeri Jepang karena jasanya dinilai berkontribusi besar pada peningkatan hubungan persahabatan dan rasa saling pengertian antara Jepang dan Indonesia.

"Saya yakin seterusnya pun beliau (Nurdin Abdullah) akan aktif berkegiatan dalam hubungan persahabatan Jepang-Indonesia. Untuk itu, kami akan bekerja sama sepenuhnya," kata Katsuthosi yang menyampaikan bahasa Jepang-Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyampaikan terima kasih atas penganugerahan penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang sekaligus doa atas peringatan hari ulang tahun Sri Baginda Kaisar Jepang yang ke-83.

Menurut Nurdin, anugerah penghargaan yang diberikan pemerintah Jepang kepada dirinya merupakan suatu apresiasi yang baik karena melalui proses panjang yang selama ini dibangun kerja sama dengan Jepang.

Oleh karena itu, kata Nurdin, hubungan persahabatan dan kerja sama pemerintah Indonesia-Jepang terus ditingkatkan, dan Pemerintah Provinsi Sulsel akan banyak belajar dari Jepang untuk membangun daerahnya, terutama di bidang ekonomi atau investasi dan sumber daya manusia.

Melalui kerja sama "sistem provinsi", kata dia, akan dirintis kerja sama dengan provinsi di Jepang yang sukses mengembangkan budidaya jeruk dan budi daya ikan karena kedua usaha ini juga ada di Sulsel. Namun, potensi sumber daya alam ini belum dikelola dengan baik.

"Kita punya potensi jeruk di Selayar yang dahulu cukup terkenal. Akan tetapi, sekarang ini hampir punah. Daerah kita juga potensi perikanan tetapi hasilnya tidak seperti pronvinsi penghasil jeruk dan budi daya ikan di Jepang. Oleh karena itu, ke depan ini kita harus banyak belajar dengan Jepang," ujarnya.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA