Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Duka Iringi Kepergian 4 Karyawan PT Timah Korban Lion Air

Rabu 07 Nov 2018 12:57 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Keluarga dan kerabat korban mengikuti doa bersama dan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

Keluarga dan kerabat korban mengikuti doa bersama dan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Cosa adalah sosok yang membuat teman betah berdikusi.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Suasana berkabung mengiringi kepergian  empat karyawan PT Timah Tbk Cosa Rianda Shabab, Trie Yudha Gautama, Filzaladi dan Bagus Santoso korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10) pagi.

Pantauan lapangan, pada acara serah terima jenazah Cosa Rianda Shabab di Gedung Graha PT Timah Tbk Pangkalpinang, Rabu pagi, sejumlah karyawan, teman, rekanan kerja, keluarga korban nampak bersedih memandang foto empat korban pesawat naas yang dipasang di pintu masuk gedung pertemuan itu.

Empat karyawan PT Timah Tbk yang menjadi korban Lion Air JT 610 yaitu Jenazah Cosa Rianda Shabab merupakan Karyawan Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Nikky Bagus Santoso Karyawan Divisi Unit Metalurgi.

Selanjutnya, Trie Yudha Gautama Karyawan Sekretaris Perusahaan, Filzaladi Karyawan Unit Produksi Laut Bangka.

Baca juga, Pramugari Lion Air Alfiani Dikenal Pintar Saat Sekolah.

Rizali, salah seorang rekanan kerja, teman dan sahabat Cosa Rianda Shabab mengatakan seluruh  karyawan dan rekanan kerja sangat kehilangan sosok pekerja yang penuh optimis itu.  "Almarhum  merupakan sosok karyawan yang penuh optimisme dalam bekerja penuh perhatian dengan rekan kerja serta humor," katanya mengusap air mata.

Ia mengatakan Cosa Rianda Shabab orangnya yang tinggi besar handsome, supel dan ramah membuat teman, sahabat dan rekan kerja betah berlama-lama diskusi terkait pekerjaan atau apapun.   "Kami membutuhkan kekuatan keyakinan hati bahwa almarhum sudah pergi mendahului dan hanya doa terbaik dari kami mengiringi kepergiannya," ujarnya.

Prosesi serah terima jenazah Cosa Rianda Shabab digelar di Gedung Graha Timah Pangkalpinang yang dihadiri Dirut PT Timah Tbk, Riza Pahlevi Tabrani, Kapolda, Forum Koordinasi Pemimpin Daerah Provinsi Kepulauan Babel dan seluruh karyawan perusahaan penghasil bijih timah tersebut.

Jenazah Cosa Rianda Shabab  teridentifikasi oleh Tim medis Polri pada Selasa (6/11) sore dan diberangkatkan dari Jakarta ke Pangkalpinang pada Rabu pada pukul 10.05 WIB menggunakan Garuda untuk dimakamkan di tanah kelahiran almarhum.  Sementara tiga jenazah karyawan perusahaan tambang berplat merah itu belum teridentifikasi oleh tim medis Polri di Jakarta.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA