Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

Cerita Zul Soal Lapangan Golf, Kaos Kaki, dan Seekor Macan

Selasa 23 Okt 2018 04:15 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Muhammad Hafil

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menghadiri deklarasi kampanye damai pemilu 2019 di Taman Bumi Gora, Mataram, NTB, Ahad (23/9).

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menghadiri deklarasi kampanye damai pemilu 2019 di Taman Bumi Gora, Mataram, NTB, Ahad (23/9).

Foto: dok. Pemprov NTB
Cerita Zul ini terkait dengan masa depan perdagangan bebas.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah dikenal sebagai sosok yang gemar menceritakan tentang kisah-kisah inspiratif dalam setiap kesempatan. Termasuk, saat menyampaikan sambutan seminar nasional bertajuk "Perkembangan dan Problematika Hukum Investasi dalam Era Perdagangan Bebas" yang dihadiri Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita di Hotel Jayakarta, Lombok Barat, NTB, Senin (22/10).

Gubernur Zul membahas tentang kisah dua eksekutif muda yang membicarakan hal serius dam rahasia sambil bermain golf. "Karena pembicaraan serius dan bersifat rahasia, mereka memilih lapangan golf yang jauh dari kota dan berada di dekat hutan," ujar Zul.

Tanpa mereka ketahui, hutan yang berada di dekat lapangan golf dihuni banyak binatang buas. Ketika sedang bermain golf, tanpa sengaja bolanya jatuh hingga mendekati area hutan.

Begitu hendak diambil, keduanya melihat ada seekor macan yang berada tak jauh dari lokasi jatuhnya bola golf. Satu dari dua eksekutif muda dengan sigap segera membuka sepatu, kaos kaki, dan pakaiannya agar bisa lebih cepat berlari.

"Temannya yang satu lagi bingung, kenapa buka-buka sepatu dan lainnya, kan tetap saja lari kita tidak akan secepat macan, jadi tetap dikejar," lanjutnya.

"Temannya menjawab, memang dengan buka sepatu, lari dia tetap tidak lebih kencang dari Macan, namun setidaknya akan lebih kencang dari kawannya sehingga dia bisa selamat."

Cerita ini, kata Zul, tepat disandingkan dengan kondisi iklim perdagangan bebas yang terjadi saat ini. "Macan yang menunggu kita di era perdagangan bebas banyak sekali, sekarang bagaimana kita buka sepatu, kaos kaki, biar menang dan lebih cepat," ucap Zul.

NTB sendiri, kata mantan anggota DPR, itu membuka pintu bagi masuknya investasi. Zul mengatakan, NTB memiliki sejumlah potensi yang menarik bagi para investor, mulai dari sisi pariwisata hingga pertanian.

"NTB akan menarik untuk investasi. Kalau ada yang perlu diperbaiki, ya kita perbaiki lagi," ungkapnya.

Dalam investasi, kata Zul, para investor membutuhkan kepastian dan aturan yang stabil. "Kita kalau mau maju butuh investasi, investasi butuh kepastian, kepastian itu ada aturan yang jelas, jangan sampai aturan berubah-ubah sehingga menimbulkan ketidakpastian, saya kira ini langkah yang bagus, ada langkah bersama supaya hukum itu pasti di tempat kita," kata dia menambahkan.

Muhammad Nursyamsyi

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Festival Panen Kopi Gayo

Rabu , 21 Nov 2018, 20:55 WIB