Senin, 21 Syawwal 1440 / 24 Juni 2019

Senin, 21 Syawwal 1440 / 24 Juni 2019

Atasi Banjir, Pemkot Palembang Bangun Enam Rumah Pompa

Senin 15 Okt 2018 06:40 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Muhammad Hafil

Harnojoyo

Harnojoyo

Foto: Republika/Maspril Aries
Sekarang di Palembang sudah ada 34 kolam retensi.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Banjir akibat hujan kerap melanda beberapa wilayah pemukiman warga di Palembang. Untuk mengatasi masalah banjir tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang membangun rumah pompa dan membuat kolam retensi penampung air.

Saat ini Pemkot Palembang tengah menyelesaikan pembangunan rumah pompa di kawasan aliran Sungai Bendung. Ada enam rumah pompa yang tengah diselesaikan pembangunannya.  “Tadi kita sudah keliling dan melihat progres pembangunan rumah pompa Sungai Bebendung yang sedang dikerjakan. Sekarang pembangunannya sudah mencapai 90 persen, tidak lama lagi selesai,” kata Wali Kota Palembang Harnojoyo, Ahad (14/10).

Menurut Harnojoyo, dengan pembangunan sebanyak enam unit rumah pompa pada beberapa titik di Sungai Bendung bisa mengatasi persoalan banjir di beberapa wilayah.

Pada saat hujan dengan intensitas beberapa kawasan di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut kerap dilanda banjir, terjadi genangan air pada beberapa titik di Palembang. “Banjir menjadi permasalahan serius yang harus segera ditangani Pemerintah Kota Palemba,” ujar Harnojoyo.

Rumah pompa yang tengah dibangun tersebut mampu menyedot debit air di beberapa kolam retensi sampai 6000 liter per detik. “Akan ada enam pompa yang akan mengurangi genangan air dan mampu memompa air sampai dengan 1 x 6 meter kubik per detik,” kata Harnojoyo.

Dengan rumah pompa tersebut kawasan yang selama ini tergenang air sampai 16 jam akan berkurang dengan dengan durasi menjadi tiga jam untuk waktu penyurutan genangan banjir.

Menurut Wali Kota Harnojoyo, Pemkot Palembang merencanakan membangun sebanyak 100 kolam retensi dan rumah pompa yang bertujuan mengatasi banjir atau genangan air pada beberapa wailyah di Palembang. “Sekarang sudah ada 34 kolam retensi,” ujarnya.

Selama masa jabatan periode pertama sebagai Wali Kota Palembang periode 2013 – 2018 telah dibuat 13 kolam retensi yang tersebar pada beberapa kawasan. Kolam retensi tersebut berfungsi sebagai daerah resapan air.

Selain pembangunan rumah pompa dan kolam retensi, Wali Kota Harnojoyo mengajak warga Palembang untuk dapat terus menjaga kebersihan “Banjir dan genangan air saat hujan terjadi salah satunya disebabkan sampah yang menumpuk akibat budaya masyarakat yang masih suka membuang sampah di sungai,” ujarnya.

“Petugas kebersihan di Palembang ada sekitar 3000 petugas yang membersihkan Kota Palembang. Mereka gajinya kecil-kecil, karena kita belum mampu untuk menambah petugas dan menambah gaji mereka. Jadi untuk mengatasi kebersihan dan banjir butuh kesadaran dari masyarakat,” ujar Wali Kota Palembang Harnojoyo. /

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA