Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

4 Warga Sibolga Tewas Tertimbun Longsoran Pondasi

Kamis 11 Okt 2018 22:35 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Korban tewas (ilustrasi)

Korban tewas (ilustrasi)

Foto: www.123rf.com
Pondasi bagunan longsor setelah diguyur hujan yang terjadi sejak siang hingga sore.

REPUBLIKA.CO.ID, SIBOLGA -- Empat warga Kota Sibolga, Sumatra Utara, Kamis (11/10) tewas akibat tertimbun longsoran pondasi bangunan. Pondasi bagunan itu longsor setelah diguyur hujan yang terjadi sejak siang hingga sore hari.

Informasi yang diperoleh dari lapangan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Keempat korban tinggal di Gang Senggol Ketapang Kelurahan Simaremare.

Keempat korban yang meninggal dunia itu adalah seorang ibu bernama Ika Marbun (31) dengan putrinya Yuni Tobing (4) yang masih duduk di bangku PAUD, dan adiknya Wahid Tobing (1,5). Sedangkan satu lagi bernama Saiful Lubis (11) siswa kelas IV MIN Ketapang.

Menurut keterangan Sihombing selaku pemilik rumah, ketika itu, sore hujan dan angin kencang cukup deras. Sementara korban yang sudah lama mengontrak rumahnya baru saja pulang jualan bakso bakar dari pelabuhan lama Anggar Sibolga.

Tiba-tiba saja tembok pondasi rumah yang ada di atasnya runtuh dan langsung menimpa rumah kontrakannya. "Mereka masih famili kandung. Mereka sudah cukup lama mengontrak di rumah saya. Posisi rumah di Gang Senggol ini berada di perbukitan. Kami tidak menyangka akan terjadi longsor seperti ini," katanya.

Sementara menurut tetangga korban Lidya Hutagalung (32), korban Saiful Lubis (11) sore itu pergi menonton tv ke rumah pamannya yang masih satu dinding dengan rumah mereka. Sementara pamannya pergi ke luar menjemput sesuatu, dan bapak Saiful sedang menarik becak.

"Jadi keempat korban yang meninggal dunia itu berada di rumah Ika Marbun. Tiba-tiba saja suara runtuhan terdengar. Wargapun datang memberikan pertolongan namun karena besarnya runtuhan pondasi rumah yang menimpa, keempat korban yang tertimbun sangat sulit untuk dievakuasi," katanya.

Meski demikian, warga tidak putus asa, dibawah guyuran hujan deras keempat korban dapat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Dua orang dibawa ke Rumah Sakit FL Tobing atas nama Ika Marbun (31) dan putrinya Yuni Tobing (4).

Sedangkan dua lagi atas nama Wahid Tobing (1,5) dan Saiful Lubis (11) dilarikan ke Rumah Sakit Swasta Meta Medika Sibolga. Kini keempat jenazah masih berada di rumah sakit untuk divisum. 

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA