Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Pemkot Bandung Lirik Olah Limbah Jadi Cadangan Air Bersih

Rabu 03 Oct 2018 15:35 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Gita Amanda

Air Bersih (ilustrasi)

Air Bersih (ilustrasi)

Hal ini menyikapi menurunnya cadang air di sumber air baku kala musim kemarau.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Oded M Danial menginginkan solusi jangka panjang untuk mencari cadangan air yang bisa digunakan menjadi sumber air bagi masyarakat. Hal ini menyikapi menurunnya cadang air di sumber air baku kala musim kemarau.

Oded mengatakan salah satu yang diliriknya adalah pengolahan air limbah menjadi air bersih. Air ini nantinya bisa disalurkan ke pelanggan PDAM Tirtawening di Kota Bandung.

Menurut Oded, Pemkot Bandung memiliki pengolahan limbah air kotor menjadi air bersih di Bojongsoang. Fungsi pengolahan ini agar air yang nanti mengalir ke Sungai Citarum tidak tercemar.

"Tapi sekarang baru sampai hanya titik agar air yang keluar ke Citarum itu tidak terlalu kotor. Saya berharap ke depan debit air itu bisa diolah oleh teknologi sehingga bisa menjadi tambahan debit air untuk kebutuhan masyarakat tadi," kata Oded kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Rabu (3/10).

Air yang telah diolah ini, kata Oded, bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, bahkan hingga air minum. Dengan teknologi yang sudah berkembang pengolahan limbah menjadi air bersih sangat memungkinkan.

Tentunya ini, ujarnya, bisa menambah cadangan air terutama di saat musim kemarau. Hal ini dinilainya menjadi salah satu solusi yang bisa digarap secara serius.

"Yang terpenting kita ada upaya menambah debit air untuk kebutuhan kehidupan," ujarnya.

Selain itu, Oded menambahkan Pemkot Bandung juga dalam progres membangun kolam retensi di Sirnaraga. Di samping untuk mengantisipasi banjir, air hujan yang ditampung bisa digunakan untuk sumber air nantinya.

"Kalau sudah hujan, kita juga sedang buat kolam retensi Sirnaraga, ada juga program pemerintah provinsi Masjid Terapung di Gedebage itu juga termasuk kolam retensi," tambahnya.

Ia meminta masyarakat pun dapat memannfaatkan air dengan bijak. Karena berdasarkan laporan dari PDAM Tirtawening memang tengah ada keterbatasan air di sumber air baku. Menyikapi persoalam setiap tahun ini memang dibutuhkan solusi jangka panjang agar tidak terus terulang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA