Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Risma Ingin Surabaya Punya Ruang Baru untuk Seniman

Ahad 23 Sep 2018 17:30 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Hazliansyah

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kanan) menyalami para pejabat Polda Surabaya saat menghadiri Peringatan HUT ke-72 Bhayangkara di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/7).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kanan) menyalami para pejabat Polda Surabaya saat menghadiri Peringatan HUT ke-72 Bhayangkara di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/7).

Foto: Antara/Didik Suhartono
Risma akan tempatkan pusat kegiatan seni di satu tempat

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkomitmen menyediakan ruang bagi pelaku kesenian di Kota Pahlawan. Risma menyatakan, ke depannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menempatkan pusat kegiatan seni di satu tempat.

Rencananya, gedung pusat pertokoan Hi-Tech Mall dan Taman Remaja Surabaya (TRS) yang berada di kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) akan dioptimalkan menjadi pusat kegiatan seni. Risma mengatakan, selain sebagai tempat pagelaran seni, gedung Hi-Tech Mall dan TRS juga akan ditujukan sebagai pusat berlatih dan panggung penampilan para seniman.

Ia ingin Kota Surabaya memiliki ruang baru untuk para seniman. Karena menurutnya, selama ini kompleks Balai Pemuda masih kurang untuk menampung kreativitas para seniman.

"Selama ini kan di Balai Pemuda, cuma kan kurang. Kesenian itu ada seni lukis, seni suara, seni tari, seni kriya. Nah aku pingin anak-anak bisa belajar di situ," kata Risma di Surabaya, Ahad (23/9).

Risma juga menargetkan, Surabaya bisa mempunyai gedung kesenian yang menampilan pertunjukan seni ludruk secara rutin. Karena itu, jika pada akhirnya kawasan kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) digabung, dia berharap lokasi tersebut bisa menampung berbagai macam seni.

"Karena sekarang Surabaya sudah menjadi destinasi wisata. Setiap minggu itu ada pentas seni di situ (Balai Pemuda). Tapi kan ndak bisa misalnya wayang orang digabung dengan srimulat atau ludruk, karena gedungnya cuman satu," ujar Risma.

Maka dari itu, Risma ingin Kota Pahlawan bisa memiliki gedung kesenian baru di Surabaya. Selama ini, bagian belakang dari gedung Hi-Tech Mall dan THR rutin digunakan untuk tampilan ludruk.

Namun demikian, karena letaknya kurang strategis dan tidak terlihat dari jalan besar, banyak masyarakat yang kurang tahu keberadaan gedung THR yang masih aktif hingga sekarang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA