Wednesday, 9 Muharram 1440 / 19 September 2018

Wednesday, 9 Muharram 1440 / 19 September 2018

Penembak Dua Warga di Lampung Diperiksa di RS Jiwa

Jumat 14 September 2018 20:27 WIB

Rep: Mursalind Yasland/ Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Penembakan

Ilustrasi Penembakan

Foto: Pixabay
Petugas RSJ akan mengeluarkan hasil pemeriksaanya pekan depan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung memasukkan tersangka penembak dua warga ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung, Jumat (14/9). Tersangka Robert Panggabean (35 tahun) yang menembak tetangganya menjalani perawatan intensif karena diduga terkena penyakit jiwa.

“Kami ingin memastikan tersangka apakah benar-benar mengalami gangguan jiwa,” kata Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyo di Bandar Lampung, Jumat (14/9).

Ia mengatakan tersangka Robert terpaksa dirawat selama sepekan ke depan di RSJ untuk memastikan kondisi jiwanya normal atau tidak. Menurut Harto, petugas RSJ akan mengeluarkan hasil visumnya maksimal sepekan ke depan.

Penembak dua orang warga di rumah dan jalan tersebut menjawab ngelantur saat dimintai keterangan penyidik. Keterangan tersangka tidak dapat menjadi pegangan penyidik untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Baca juga, Polisi Buru Suami Penembak Istri di Jakarta Utara.

Saat ditanya alasan menembak Maryani Purba ( 60 tahun), Robert mengaku karena korban membenci Jokowi. Namun, tersangka tidak jelas alasan membenci Jokowi tersebut. Tersangka ngelantur menjawab pertanyaan penyidik sehingga pemeriksaan terpaksa dihentikan.

Tersangka juga tidak menjawab dengan tegas dan benar, saat menembak korban lainnya Davit Ridki Fahrijal (35 tahun). Jawaban tersangka lagi-lagi ngelantur. Mulut tersangka berkomat kamit saat menjelaskan.

Sedangkan senjata yangdigunakan untuk menembak korban, Robert menyatakan dibeli dengan harga Rp 500 ribu. Senjata angin tersebut, kata Robert untuk menembak tikus buat makan bebek.

Kasatreskrim Harto Agung mengatakan, tersangka pernah mengidap penyakit jiwa sejak tahun 1999. Untuk itu, tersangka dibawa dan dirawat di RSJ untuk memastikan kondisi jiwannya yang sekarang sedang labil.

Keterangan yang diperoleh, dua korban penembakan tersebut diketahui bernama Maryani Purba, ia ditembak di bagian betis sebelah kanan dan sekarang masih dirawat di RS Daerah Kota Bandar Lampung. Korban kedua, Davit Rifki Fahrijal, mengalami luka tembak di dada sebelah kiri juga dirawat di rumah sakit yang sama.

Dari saksi mata menyatakan, pelaku mendatangi rumah Maryani Purba. Belum jelas pembicaraan keduanya, tiba-tiba pelaku langsung menembakkan senjatanya ke arah Maryani di rumahnya Jalan Basuki Rahmat. Pelaku sempat dikejar warga setempat namun langsung menghilang menggunakan kendaraan.

Sedangkan korban Davit ditembak saat berada di Jalan Raya Pangeran M Noor, Kelurahan Sumur Putri. Belum juga diperoleh keterangan resmi penyebab pelaku menembak Dapit. Korban ditembak setelah sempat terjadi cekcok mulut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES