Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Jalur Wisata Gunung Bromo Via Malang Ditutup Sementara

Ahad 02 Sep 2018 17:57 WIB

Red: Nidia Zuraya

Gunung Bromo

Gunung Bromo

Penutupan karena kebakaran melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Jalur wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, lewat jalur Malang ditutup sementara sejak Sabtu (1/9) hingga hari ini, Ahad (2/9). Penutupan akibat kebakaran yang melanda hutan dan padang savana di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Untuk sementara, jalur Gunung Bromo lewat Malang dialihkan ke Pasuruan, sehingga wisatawan tetap bisa berkunjung ke Bromo lewat Pasuruan dan Probolinggo," kata Kepala Seksi Pengelolaan Wisata Wilayah 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarmin saat dihubungi dari Probolinggo, Ahad (2/9).

Tiga jalur menuju Gunung Bromo dengan ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut (mdpl) itu yakni di Kabupaten Probolinggo melalui Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, kemudian dari arah Pasuruan bisa melalui Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, dan kini yang ditutup sementara dari arah Lumajang dan Malang melalui Blok Jemplang.

"Untuk pintu masuk di Probolinggo dan Pasuruan masih aman untuk wisatawan, sehingga Gunung Bromo masih tetap dibuka untuk masyarakat umum," katanya.

Ia berharap hutan dan padang savana bisa dipadamkan pada Minggu sore, sehingga jalur wisata Gunung Bromo melalui Blok Jemplang, Malang bisa kembali dibuka dan melayani wisatawan dari arah Malang. "Mudah-mudahan besok bisa kembali normal jalur wisata Gunung Bromo lewat Malang," tuturnya.

Hutan dan padang savana di Gunung Bromo yang merupakan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terbakar sejak Sabtu (1/9) siang dan hingga Minggu sore api belum berhasil dipadamkan seluruhnya. Sebanyak 320 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan savana Gunung Bromo. Mereka dari petugas TNBTS, Polri, TNI, BPBD, Perhutani, dan jasa wisata yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

TNBTS masih belum mengetahui penyebab kebakaran hutan yang bermula dari titik api di busung pentungan di kawasan Blok Watu Gede Jemplang yang masuk di wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA