Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Yogyakarta Gempa 5,8 SR, Warga Terbangun dari Tidur

Rabu 29 August 2018 02:10 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Gita Amanda

Gempa 5,8 SR melanda Yogyakarta.

Gempa 5,8 SR melanda Yogyakarta.

Foto: Twitter BMKG
Pusat gempa di 112 km barat daya Gunungkidul dan tak berpotensi tsunami.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gempa dengan kekuatan 5,8 Skala Richter (SR) mengguncang Yogyakarta pada Rabu (29/8) dini hari. Berdasarkan akun Twitter resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 01:36 WIB. Pusat gempa berada di 112 kilometer barat daya Gunungkidul dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Guncangan gempa dini hari ini membuat masyarakat Yogyakarta terbangun dari tidurnya. Salah satunya adalah Marita Purnama, warga Tamanan Banguntapan Bantul. Ia mengatakan goyangan gempa sangat terasa karena ia tidur di tempat tidur kayu atau dipan. Suaminya pun ikut terbangun akibat gempa tersebut.

"Saya langsung terbangun begitu merasa gempa. Agak trauma juga karena rasanya seperti gempa besar pada 2006 silam," ungkap Marita kepada Republika.co.id, melalui pesan singkatnya.

Kendati gempa dirasakan cukup besar, ia mengatakan tidak ada tetangga di sekitarnya yang berhamburan ke luar rumah. "Ketika saya akan keluar kamar gempa kemudian berhenti," imbuhnya.

Kondisi serupa juga dialami oleh Rahmawati yang tinggal di Rejowinangun Kotagede, Yogyakarta. Seperti Marita, Rahma juga langsung terjaga karena merasa ada guncangan gempa.

Di linimasa Twitter, warganet ramai mengungkapkan keadaannya usai gempa melanda Yogyakarta. Kicauan dari akun @infoBMKG dibalas warganet dari berbagai daerah tak hanya dari Yogyakarta saja. Dari kicauan pengguna Twitter, mereka yang tinggal di Kebumen, Wonogiri, Cilacap, Purbalingga, Pacitan, hingga Ponorogo juga ikut merasakan gempa tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES