Monday, 3 Rabiul Akhir 1440 / 10 December 2018

Monday, 3 Rabiul Akhir 1440 / 10 December 2018

5 Suku di Kabupaten Keerom Papua Punah

Selasa 28 Aug 2018 16:36 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Salah satu suku di pedalaman Papua.

Salah satu suku di pedalaman Papua.

Foto: Antara
Banyak marga di Keerom juga terancam punah.

REPUBLIKA.CO.ID, KEEROM -- Dewan Adat Skamto, Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua menyebutkan lima suku di kabupaten tersebut punah. Ketua Dewat Adat Skamto, Didimus Warare   mengemukakan lima suku yang sudah punah di Keerom yakni suku Yaper, suku Bagi, suku Tu, suku Totar dan suku Tagusom.

Warisan suku Yaper, suku Bagi, suku Tu, suku Totar terpaksa dikembalikan ke satu ikatan kampung Kimbramoro.  "Keluarga Kimbramoro di Kampung Kimbramoro yang ambil marga itu lalu dia lihat siapa yang dekat dengan suku itu pakai marga ini," katanya.

Dia mengatakan, banyak marga di Keerom juga terancam punah, warisan marganya terpaksa suku yang ada hubungan dekat yang memakai marganya. Misalnya di Skamto suku Tagusom sudah punah, terpaksa suku Orare di Waris menerima Tagusom/memakai marga tersebut, karena hubungan dekat dengan Tagusom.

Selain suku, kata dia, bahasa asli Keerom juga terancam punah karena pengaruh lingkungan. "Kami selaku orang tua selalu tekankan kepada keluarga agar selalu mengajarkan anaknya dengan bahasa daerah," kata dia.

Sementara itu, menurut Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dari 652 bahasa daerah yang telah dicatat dan diidentifikasi, baru 71 bahasa daerah yang dipetakan vitalitas atau daya hidupnya. Hasilnya, 19 bahasa daerah terancam punah dan 11 bahasa dikategorikan punah. Selain itu ada empat bahasa kritis, dua bahasa mengalami kemunduran, 16 bahasa dalam kondisi rentan, dan 19 berstatus aman.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES