Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Sempat Viral, Penahanan Ibu dari Anak Terlantar Ditangguhkan

Sabtu 11 August 2018 00:20 WIB

Rep: Issha Haruma/ Red: Esthi Maharani

Tanjung Gusta / Ilustrasi

Tanjung Gusta / Ilustrasi

Foto: Antara/Irsan Mulyadi
Ibu dari tiga anak terlantar selama ini ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Tiga bocah di Medan yang sempat terlantar tanpa orang tua akhirnya bertemu dengan sang ibu, Restoyana Berutu (45). Tiga anak yatim itu dipertemukan dengan sang ibu yang selama ini ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Pertemuan ini dilakukan di Mapolsek Helvetia, Jumat (10/8). Ketiga anak tersebut, yakni Joni (14), Frenki (12) dan Cahaya (2). Joni, putra tertua dalam keluarga itu harus banting tulang mencari nafkah dan mengasuh dua adiknya. Sehari-harinya, dia mengamen di persimpangan lampu merah dekat rumah mereka.

Ketiganya pun tinggal di rumah reot di Jl Medan-Binjai, Cinta Damai, Medan Helvetia. Ayah mereka telah meninggal, sementara sang ibu ditahan polisi karena terjerat kasus penadahan.

Kini, ketiga bocah yang sempat menarik simpati netizen itu dapat berkumpul kembali dengan ibu mereka. Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni mengatakan, penahanan sang ibu akhirnya bisa ditangguhkan usai mendapat jaminan dari Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA).

"Sudah kami satukan keluarganya atas permohonan pengacaranya dari PKPA," kata Trila, Jumat (10/8).

Trila mengatakan, alasan penangguhan ini lantaran Restoyana masih memiliki anak yang harus ditanggungnya. Namun, hal tersebut tidak meluruhkan statusnya.

"Statusnya masih tersangka dan dia juga wajib lapor," ujar Trila.

Menurut Trila, selama ini, penyidik tidak mengetahui jika Restoyana memiliki anak-anak yang masih kecil. Hal inilah yang kemudian membuat perempuan itu ditahan di Rutan Tanjung Gusta.

Namun, dia membantah jika ketiga bocah itu disebut terlantar akibat sang ibu ditahan. Trila mengatakan, sebelumnya, keluarga Restoyana memang mencari rezeki dengan mengamen dan serabutan, termasuk anak-anaknya.

"Bahkan, sang ibu mengaku tidak bilang ke penyidik mempunyai anak yang masih kecil karena merasa yakin anak-anaknya bisa makan dengan cari duit sendiri," kata Trila.

Pertemuan keluarga ini sempat membuat Trila menangis karena tak bisa menahan haru. Kini, Joni bersama sang ibu dan dua adiknya telah dipulangkan ke rumah mereka.

Video tentang Joni dan dua adiknya yang terlantar sempat viral di jagat dunia maya. Pemkot Medan pun telah turun tangan dengan menyerahkan ketiganya ke Panti Sosial Anak SOS Children di Jl Seroja Raya Medan Permai, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Kamis (9/8) malam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES