Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Kemarau, Harga Beras Mulai Naik di Lampung

Sabtu 11 August 2018 05:15 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Nidia Zuraya

Pedagang beras dengan bermacam harga.

Pedagang beras dengan bermacam harga.

Foto: Republika/Yasin Habibi
Kenaikan harga beras berkisar Rp 200 hingga Rp 500 per kilogram

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Musim kemarau dan pascapanen menyebabkan harga beras di pasar tradisional dalam Kota Bandar Lampung mulai mengalami kenaikan. Beras berbagai kualitas dan kemasan terjadi kenaikan dalam kisaran dua sampai lima persen, sejak beberapa hari terakhir

Berdasarkan pemantauan Republika di Pasar Pasir Gintung dan Pasar Induk Tamin, Jumat (10/8), harga beras mulai naik semua jenis dan kualitas beras baik beras curah maupun kemasan. Kenaikannya berkisar Rp 200 hingga Rp 500 per kilogram (kg).

Melonjaknya harga dipicu karena pascapanen raya dan juga musim kemarau, sehingga stok gabah di tingkat penggilingan mulai merosot. “Ya benar sekarang harga beras lagi naik, karena kemarau dan petani tidak panen lagi,” kata Hanan, pemilik toko beras dan bahan pokok di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, Jumat (10/8).

Ia mulai menaikkan harga beras berbagai jenis dan kualitas serta kemasan, setelah memasok beras dari agen beras di sentra produksi beras di Lampung yakni Trimurjo, Lampung Tengah dan Talang Padang (Tanggamus), Gading Rejo (Pringsewu).

Menurutnya, meski ada kenaikan berkisar Rp 200 hingga Rp 500 per kg namun harga beras masih terbilang normal, karena sebelumnya harga beras mengalami penurunan yang tajam setelah petani panen raya.

Usman, pemilik toko beras dan sembako di Pasar Induk Tamin menyatakan, harga beras mulai naik sejak tiga hari terakhir. Kenaikan karena memasuki musim kemarau, sehingga stok gabah mulai berkurang dan harga juga mulai naik.

“Sudah seperti biasa kalau kemarau dan panen berhenti harga beras mulai naik lagi, karena harga gabah naik stoknya pun berkurang,” ujarnya.

Ia memprediksi harga beras akan mengalami kenaikan lagi beberapa pekanmendatang, karena musim kemarau diperkirakan akan berlangsung lama, dan petani belum memasuki musim tanam.

Provinsi Lampung masuk kelompok Jawa dan Sumsel terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) beras berdasarkan Kemendag Rp 9.450 per kg. Saat ini, harga beras kualitas premium kisaran Rp 10.700 hingga Rp 11.000 per kg, sedangkan beras medium berkisar Rp 9.300 hingga RP 9.500 per kg, da beras asalan Rp 8.000 hingga Rp 8.700 per kg.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES