Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Tak Diterima SMA Negeri, Orang Tua Murid di Sukabumi Kecewa

Kamis 12 July 2018 15:18 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Friska Yolanda

Suasana verifikasi berkas penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Suasana verifikasi berkas penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Sistem zonasi membuat sejumlah siswa harus mencari sekolah lain.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pengumuman hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Kota Sukabumi dilakukan pada Kamis (12/7). Dari pantauan, masih banyak warga yang kecewa karena anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri favorit.

Salah satu sekolah yang mengumumkan hasil PPDB adalah SMA Negeri 4 Sukabumi. Di sekolah tersebut sejak Kamis pagi orang tua mulai berdatangan. Padahal, pengumuman baru dilakukan mulai pukul 10.00 WIB.

"Anak saya tidak diterima karena mungkin nilainya kurang," ujar salah seorang orang tua siswa asal Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rumadi (53 tahun), Kamis (12/7). Dengan begitu, ia harus mencari sekolah swasta di Kota Sukabumi.

Baca juga, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Awasi Pungli PPDB

Menurut Rumadi, anaknya tersebut memang tidak masuk dalam jalur lainnya, seperti warga penduduk sekitar (WPS), meskipun jarak dari rumahnya ke sekolah yang dituju cukup dekat.

Kekecewaan juga disampaikan orang tua siswa lainnya, Ningsih (44). "Putri saya tidak diterima karena penerapan zonasi," kata dia. Sebabnya, rumahnya berada di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Padahal, nilai hasil ujian nasional (NHUN) cukup tinggi.

Sekretaris PPDB di SMAN 4 Sukabumi Dadang Hermawan mengatakan, ada enam jalur untuk masuk ke sekolah negeri. Keenam jalur tersebut, yakni jarak atau WPS, keluarga ekonomi tidak mampu (KETM), putra guru, jalur prestasi dalam olahraga seni dan keagamaan, anak berkebutuhan khusus, dan NHUN.

Baca juga, Mendikbud Minta Sekolah Aktif Cari Siswa

"Secara keseluruhan, kami membutuhkan 396 orang murid untuk 11 rombongan belajar," kata Dadang. 

Calon siswa yang mendaftar jumlahnya melampaui dari kuota yang ditentukan. Contohnya, untuk jalur NHUN dari 245 pendaftar yang diterima hanya 150 orang. Mereka yang tidak diterima dapat masuk ke sekolah pilihan kedua maupun sekolah swasta.

Kasi Pelayanan Kantor Cabang Disdik Wilayah V Provinsi Jabar Asep Burdah mengatakan, pengumuman hasil PPDB tingkat SMA/SMK dilkukan serentak pada Kamis. "Mungkin ada yang kecewa karena tidak diterima, tapi sudah melalui proses yang ditetapkan," jawabnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA