Tuesday, 4 Zulqaidah 1439 / 17 July 2018

Tuesday, 4 Zulqaidah 1439 / 17 July 2018

Pengunjung Diminta Turut Menjaga Kebersihan Malioboro

Jumat 22 June 2018 12:41 WIB

Rep: Wahyu Suryana / Red: Esthi Maharani

Jalan Malioboro, ikon wisata Yogyakarta

Jalan Malioboro, ikon wisata Yogyakarta

Foto: Antara
para wisatawan diimbau bersedia berjalan kaki atau memakai sepeda

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kawasan Malioboro selalu menjadi tujuan utama pemudik yang menghabiskan waktu libur Lebaran di Kota Yogyakarta. Karenanya, kebersihan menjadi komponen paling utama yang mampu menghadirkan kenyamanan kepada pengunjung.

 

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menilai, pelayanan maksimal memang harus diberikan kepada pengunjung, terutama pada libur Lebaran. Termasuk, dalam memberikan keamanan, ketertiban dan kebersihan.

 

"Semua pihak memiliki peran untuk terlibat dalam mewujudkan ketiga aspek tersebut di Malioboro," kata Heroe saat melakukan pantauan langsung ke Kawasan Malioboro, Kamis (21/) sore.

 

Selain itu, demi menjaga kenyamanan para pengunjung, Pemkot Yogyakarta telah melakukan penertiban parkir liar, dan menindak juru-juru parkir nakal. Selain itu, telah dilakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi larangan.

 

Ia mengungkapkan, selama libur Lebaran tahun ini, Pemkot Yogyakarta telah menerjunkan petugas yang selalu bertugas menjaga Malioboro. Mulai Satpol PP, Dinas Perhubungan dan petugas-petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro atau Jogoboro.

 

"UPT Malioboro juga sudah menyiapkan posko aduan yang bisa diakses oleh pengunjung Malioboro untuk menyampaikan berbagai keluhan atas pelayanan di Malioboro," ujar Heroe.

 

Heroe turut menghimbau agar para wisatawan bersedia berjalan kaki atau memakai sepeda saat menjelajahi Kota Yogyakarta. Pasalnya, kepadatan lalu-lintas banyak disebabkan kendaraan pribadi roda empat yang hampir semuanya menyasar Kawasan Malioboro.

 

"Menikmati Yogyakarta bisa dengan bersepeda agar leluasa dan puas menjelajahi sudut-sudut menariknya. Ada juga andong dan becak yang bisa digunakan jasanya," kata Heroe.

 

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaaraan, Pemkot Yogyakarta telah pula mempersiapkan kantong-kantong parkir di beberapa titik seputaran Kawasan Malioboro. Harapannya, tentu itu bisa menjadi pilihan yang memudahkan wisatawan. 

 

Setidaknya terdapat tiga kantong parkir yang telah disiapkan yaitu di Parkir Ngabean, Senopati dan Abu Bakar Ali, yang disiapkan untuk menerima lonjakan kendaraan pengunjung. Tentu, selain Malioboro, banyak pula tujuan wisata lain yang dapat dinikmati.

 

"Wisatawan bisa juga ke obyek lain yang jaraknya tidak jauh seperti Kraton, Taman Pintar, Pakualaman, Tamansari dan bahkan Kotagede, kita bisa menikmati banyak hal di Kota Yogyakarta," ujar Heroe. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES