Friday, 8 Rabiul Awwal 1440 / 16 November 2018

Friday, 8 Rabiul Awwal 1440 / 16 November 2018

Dua Wisatawan Hanyut di Teluk Penyu

Rabu 20 Jun 2018 14:48 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Esthi Maharani

Orang hanyut (Ilustrasi)

Orang hanyut (Ilustrasi)

Foto: 108jakarta
Seorang berhasil diselamatkan pengunjung sedangkan satu lagi hilang

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP --  Dua orang wisatawan yang sedang memanfaatkan liburannya di Pantai Teluk Penyu, hanyut tersapu ombak, Rabu (20/6). Kedua wisatawan tersebut yakni Anindito Opi Ardianto (26) warga Tritih Kulon Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap dan Dwianto Primadani (23) warga Desa Cilempuyang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap.

''Dari dua orang yang hanyut tersebut, seorang berhasil diselamatkan pengunjung lain yang ada di lokasi saat itu. Namun yang seorang, hilang. Sampai sekarang masih dilakukan pencarian,'' jelas juru bicara Basarnas Pos SAR Cilacap, Syaiful Anwar.

Dia menyebutkan, korban yang berhasil diselamatkan, bernama Anindito Opi Ardianto. Sedangkan korban yang masih hilang, adalah Dwianto Primadani. Menurutnya, saat ini pencarian terhadap korban yang hilang masih dilakukan oleh tim gabungan yang berasal dari Basarnas Pos SAR Cilacap, relawan SAR Pandanarang, dan beberapa elemen SAR lainnya. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu jukung dan juga perahu karet milik Basarnas.

''Informasi adanya wisatawan yang hanyut ini, awalnya kami terima dari relawan SAR Pandanarang, Tarmuzi. Dia menyebutkan, kejadian dua orang hanyut terjadi berlangsung sekitar pukul 08.30, '' katanya.

Awalnya, kedua korban yang datang ke Teluk Penyu bersama dengan beberapa rekan lainnya, hanya bermain air di sekitar pantai. Namun tanpa sadar, lokasi bermain keduanya bergeser makin ke tengah, sehingga saat gelombang tinggi datang mereka langsung terhanyut.

Beberapa rekan korban yang bisa berenang dan mengetahui kedua orang tersebut hanyut, langsung berusaha memberi pertolongan. Namun upaya pertolongan itu, hanya bisa menyelamatkan Aninindito. Sedangkan korban Dwianto, langsung hilang ditelan ombak.

''Sampai sore ini, kami masih melakukan pencarian. Bila hari ini tidak juga ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya,'' jelas Syaiful.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA