Rabu, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Rabu, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Legislator: Indonesia Punya Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan

Kamis 14 Jun 2018 12:28 WIB

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Muhammad Fakhruddin

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhaimin Iskandar mengisi 'Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan' di Masjid Agung Lamongan, Rabu (13/6).

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhaimin Iskandar mengisi 'Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan' di Masjid Agung Lamongan, Rabu (13/6).

Cak Imin singgung keislaman Mo Salah.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan, filosofi kebangsaan masyarakat Indonesia sangat kuat dan kokoh. Dia pun membandingkan, ketika terjadi perang di belahan dunia, termasuk Palestina dan Israel yang terus berkonflik, kondisi Indonesia aman-aman saja. Mengacu hal itu, Cak Imin meminta agar peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia perlu diperkuat.

"Sebetulnya Indonesia punya peluang untuk hadir secara menonjol memberi solusi, karena ada nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Solusi dunia tak ada pilihan hari ini, harus mengikuti dan melibatkan keislaman. Dua nilai ini menjadi satu kesatuan dan dipunyai Indonesia," ujar Cak Imin ketika mengisi 'Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan' di Masjid Agung Lamongan, Rabu (13/6). Hadir dalam acara itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dan Bupati Lamongan Fadeli.

Cak Imin pun menyinggung tentang nilai-nilai keislaman yang kini mulai merasuki setiap kehidupan masyarakat di Eropa. Dia merujuk pada berdirinya ribuan masjid di Prancis, Jerman, dan Inggris. Dia mengaku, kini jalan-jalan di London seolah tidak ada bedanya dengan di Jeddah. Karena itu, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman ke seluruh dunia sebagai solusi mengatasi konflik.

"(Pengunjung) malnya itu kerudungan semua, fakta menunjukkan keislaman menjadi kekuatan dunia yang kadang berbenturan dengan peradaban Barat. Sayangnya kekuatan ini masih diam, seperti raksasa lagi tidur," kata Cak Imin.

Cak Imin juga menyinggung tentang fenomena baru masyarakat Inggris, khususnya penggemar klub sepak bola Liverpool. Berkat kehadiran penyerang timnas Mesir, yaitu Mo Salah yang produktif mencetak gol maka berimbas pada semakin banyaknya orang yang mengenal dan memeluk Islam.

"Di Inggris banyak orang masuk Islam gara-gara Mo Salah. Jadi gara-gara Mo Salah merayakan mencetak gol dengan sujud syukut, orang-orang Inggris ikut-ikut sujud syukur," ujar Cak Imin. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Menang 3-0 Atas Persela

Selasa , 20 Nov 2018, 20:53 WIB