Kamis, 15 Zulqaidah 1440 / 18 Juli 2019

Kamis, 15 Zulqaidah 1440 / 18 Juli 2019

Arus Mudik Tol Palindra Prediksi 11.261 Kendaraan/Hari

Rabu 06 Jun 2018 15:14 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Esthi Maharani

Jalan tol Palembang – Indralaya (Palindra) seksi I Palembang – Indralaya yang sudah beroperasi sejak satu tahun lalu dan siap digunakan pemudik Idul Fitri 1439 H.

Jalan tol Palembang – Indralaya (Palindra) seksi I Palembang – Indralaya yang sudah beroperasi sejak satu tahun lalu dan siap digunakan pemudik Idul Fitri 1439 H.

Foto: Maspril Aries / Republika
Jalan tol untuk pemudik akan mulai difungsikan sejak 9 Juni

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- PT Hutama Karya (HK) sebagai pengelola ruas jalan tol Palembang Indralaya (Palindra) menyatakan ruas tol sepanjang 22 km siap dilalui kendaraan pemudik Idul Fitri 1439 H, baik yang berasal dari Bakauheni dan sekitarnya dengan tujuan Palembang, Jambi, Padang dan Medan atau sebaliknya dari Jambi dan sekitarnya menuju pulau Jawa.

"Jalan tol Palembang Indralaya sudah siap dilalui kendaraan pemudik. Jalan tol untuk pemudik akan mulai difungsikan sejak 9 Juni mendatang.  PT HK sudah mempersiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan pemudik," kata Manajer proyek jalan tol Palindra PT Hutama Karya (HK) Hasan Turcahyo, Rabu (6/6).

 

photo

Jalan tol Palembang – Indralaya (Palindra) seksi I Palembang – Indralaya yang sudah beroperasi sejak satu tahun lalu dan siap digunakan pemudik Idul Fitri 1439 H. (Maspril Aries / Republika)

Menurut Hasan Turcahyo, tol Palindra memiliki panjang 22 km, ruas tol seksi I Palembang Pemulutan sepanjang 7,750 km sudah resmi beroperasi sejak satu tahun lalu. Seksi II Pemulutan Kota Mandiri Terpadu (KTM) sepanjang 5,00 km dan seksi III KTM Simpang Indralaya sepanjang 9.823 km sudah fungsional dan sudah bisa dilalui kendaraan pemudik.

"Diperkirakan akan terjadi kenaikan lalu lintas di ruas tol Palembang Indralaya pada jalur mudik dan balik lebaran 2018 terhadap lalu lintas normal dengan rata-rata kenaikan 193 persen untuk arus mudik dan 189 persen untuk arus balik," ujar Hasan Turcahyo.

BUMN karya tersebut membuat angka prediksi kenaikan lalu lintas pada arus mudik lebaran 2018 yang masuk dari pintu tol Palembang sebanyak 5.637 kendaran/ hari pada saat normal 2.918 kendaraan/ hari dan dari pintu tol Indralaya sebanyak 5.624 kendaraan/ hari. Total diperkirakan dari kedua pintu tol tersebut ada 11.261 kendaraan/ hari selama arus mudik lebaran. Kenaikan lalu lintas tertinggi tersebut masih dapat dilayani oleh kapasitas gerbang tol secara normal memiliki kapasitas 28.800 kendaraan untuk pintu tol Palembang dan 33.600 kendaraan untuk pintu tol Indralaya, kata Manajer proyek jalan tol Palindra PT Hutama Karya (HK).

Untuk prediksi lalu lintas harian pada saat mudik lebaran, PT HK memperkirakan arus puncak akan terjadi pada 15 Juni 2018 dengan jumlah kendaraan yang akan melintas dari pintu tol Indralaya sebanyak 6.121 kendaran dan dari pintu tol Palembang sebanyak 6.210 kendaraan.  Pada hari pertama jalan tol resmi beroperasi untuk harus mudik pada 9 Juni 2018 diprediksi kendaraan yang melintas dari pintu tol Palembang sebanyak 6.012 kendaraan dan dari pintu tol Indralaya sebanyak 6.001 kendaraan.

Menurut Hasan Turcahyo, untuk kendaraan pemudik, PT Hutama Karya juga menyediakan fasilitas rest area pada Km 20. Di sini tersedia mushala, toilet dan penjualan BBM kemasan juga tempat top up uang elektronik untuk pembayaran saat melewati seksi I atau keluar di Palembang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA